Pendidikan Bahasa Inggris UMM Gaet Praktisi Berikan Perkuliahan tentang Kewirausahaan

ELED News – Rabu (12/10) pukul 14.00, pembelajaran pada Perkuliahan Kewirausahaan tampak tidak seperti biasanya. Secara daring, kali ini dosen pengampu, Agista Nidya Wardani, ditemani oleh praktisi, Mafrur Udhif Nofaizzi, dari PT. Taman Pelajar Indonesia. Perkuliahan ini merupakan pertemuan tahap ke-1 dari keseluruhan dua kali perkuliahan yang didukung oleh Program Praktisi Mengajar. Materi yang disampaikan pada pertemuan ini adalah “The Urgency of Edupreneurship and How to Develop It”. Dalam pertemuan ini, Agista menyampaikan motivasi kepada mahasiswa bahwa berwirausaha harus sejak muda, sebelum terdesak oleh keadaan seperti, usia yang sudah mulai lanjut di mana tidak lagi terserap oleh bidang non-wirausaha, terlena oleh pendidikan tinggi yang terbiasa dengan konsep bukan aksi, dan terdesak oleh keadaan lainnya, yaitu kondisi sudah berkeluarga di mana harus memenuhi kebutuhan hidup yang semakin meningkat. Hal ini penting disampaikan agar mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris termotivasi untuk berwirausaha segera dengan menabrak keterbatasan tersebut dan memanfaatkan segala resources yang ada, yaitu usia muda, pendidikan tinggi, dan keleluasaan sebelum berkeluarga. Lebih mengerucut lagi, Udhif menyampaikan bagaimana membangun start up di sebagian materinya dengan Langkah-langkah, yaitu customer validation, product validation, business model validation, market validation, dan scale up. “Salah satu tolok ukur keberhasilan bisnis kita adalah ketika orang mau mengeluarkan uang untuk membeli produk/jasa kita. Jadi, jangan hanya puas ketika mereka menanyakan produk kita,” imbuh Udhif. Perkuliahan Kewirausahaan dengan praktisi, Mafrur Udhif Nofaizzi, dari PT. Taman Pelajar Indonesia sedang berlangsung. Program Praktisi Mengajar pada Mata Kuliah Kewirausahaan ini diharapkan bisa membekali mahasiswa motivasi dan cara membangun usaha dalam bidang pendidikan. “Sangat membuka jendela tentang bisnis. Saya jadi lebih mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan bisnis,” ujar Khoirunnnisaa Afiifah Hanuun, salah satu mahasiswa, setelah acara berlangsung. anw
Tim “Pengabdian Masyarakat Unggulan Institusi”, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Adakan Workshop untuk Guru Mapel Bahasa Inggris di SMP dan SMA

ELED News – Sebagai bentuk perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian pada masyarakat, Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris menyelenggarakan workshop dengan tema “Developing student’s workbook using comics strips as ready-use teaching materials in ELT” pada Hari Jum’at, tanggal 7 Oktober 2022 secara daring. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, Bayu Hendro Wicaksono, Ph.D, Agista Nidya Wardani, M.A. serta Khoiriyah, M.A. lakukan pengembangan pembuatan ready-use bahan ajar dengan menggunakan comic strips untuk membantu guru meningkatkan efektifitas pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya untuk speaking dan writing. Hal ini juga ditujukan untuk memudahkan guru dalam mempersiapkan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Pemaparan materi oleh Agista Nidya Wardani, M.A. Kegiatan workshop ini merupakan rangkaian dari program Pengabdian Masyarakat Unggulan Institusi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang yang dilakukan di SMA Muhammadiyah 3 Pandaan. Dari hasil FGD dan need analysis yang dilakukan dengan guru mata pelajaran Bahasa Inggris di SMA Muhammadiyah 3 Pandaan, tim pengabdi akhirnya mencanangkan program workshop peningkatan profesionalitas guru yang berkaitan dengan pengembangan bahan ajar dengan menggunakan comic strips. Pengembangan bahan ajar berdasarkan silabus pembelajaran yang ada di jenjang SMA, dengan melakukan berbagai tahap seperti, conducting need analysis, selecting the topics, planning the learning activities, designing the student’s workbook, dan evaluation. “Kami harap dengan melakukan kegiatan workshop ini, guru dapat mengembangkan media ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa, seperti dengan menggunakan comic strips yang dapat diintegrasikan dengan metode pembelajaran project-based learning misalnya. Guru juga bisa membuat comic strips sendiri dari berbagai free available website yang ada untuk disesuaikan dengan kebutuhan di kelas. Sehingga pembelajaran Bahasa Inggris di kelas lebih menarik.” Jelas Bayu Hendro Wicaksono, Ph.D selaku ketua pengabdian. Lebih lanjut, workshop ini tidak hanya diikuti oleh guru dari sekolah mitra, namun dari berbagai sekolah lain dari berbagai kota seperti MAN 2 Kota Bandung, MAN 1 Kota Bandung, SMP Islam Tempeh Lumajang, MTs Syi’arul Huda Dayeuhluhur, MAN PK kota Makassar, MAN 1 Kota Bandung, SMP SSA Negeri Pajarakan Randuagung, MA Al Mursyid Pamekasan dan MIN 1 Rejang Lebong. Pada saat sesi diskusi, para peserta secara antusias menanyakan berbagai hal berkaitan persiapan dan implementasi dari bahan ajar menggunakan comic strips. Para guru juga memberikan umpan balik yang positif pada kegiatan ini. “Saya rasa pemaparan materi dari pembicara sangat bermanfaat, kami mendapatkan wawasan baru serta media pembelajaran yang sudah dibuat juga cukup menarik untuk kegiatan pembelajaran di kelas.” ungkap Muhammad Jaharuddin, salah satu peserta workshop dari MAN PK Kota Makassar. rya Sesi diskusi dengan peserta berkaitan dengan langkah-langkah pengembangan bahan ajar
Sambut Maba 2022, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Hadirkan 4 Dosen dari Australia, Korea, Malaysia, dan Amerika

ELED News – Pesmaba merupakan momen yang paling ditunggu para calon mahasiswa baru. Bagaimana tidak, Universitas Muhammadiyah Malang memberikan banyak upaya dan sangat antusias menyambut mereka. Terlebih lagi Pesmaba tahun ini merupakan yang pertama kali diadakan sepenuhnya secara on site setelah dua tahun terhalang oleh pandemi. Hari pertama Pesmaba dimulai pada hari Senin, 12 September 2022. Masing – masing mahasiswa baru dari segala Prodi berkumpul di dome UMM untuk acara pembukaan Pesmaba yang dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, dan juga para Dekan. Lalu untuk hari kedua mereka berkumpul sesuai Fakultas masing – masing dan mengikuti kegiatan sesuai arahan kakak panitia dari Fakultas. Pada hari berikutnya, calon mahasiswa baru sudah tidak lagi dikumpulkan berdasarkan Fakultas masing – masing, melainkan berdasarkan Prodi mereka. Para Dosen dan Panitia Pesmaba dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris mengajak para mahasiswa baru untuk mengenal lebih dalam tentang Prodi. Drs. Jarum M.Pd, selaku Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris memberikan sambutan untuk memulai acara. Sebagai perkenalan, beberapa dosen yang mengajar di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris memberikan materi pengenalan tentang CoE atau Center of Excellence, penyampaian jadwal mata kuliah, dan perkenalan dengan dosen Prodi. Selain itu, 4 dosen yang sedang melanjutkan kuliah S3 di luar negeri juga ikut memberikan motivation speech. Seperti Puji Sumarsono, M.Pd yang sedang berkuliah di UPSI Malaysia, Riski Lestiono, M.A di Kyung Hee University Korea, dan Nina Inayati di UNSW Australia. Selain itu, juga ada sharing session oleh alumni sukses oleh Bayu Dharmala, S.Pd yang tengah studi di Arizona University Amerika. Setelah pemaparan materi, para mahasiswa baru dibimbing untuk campus tour menuju Perpustakaan dan American Corner. Dimana tempat – tempat tersebut merupakan fasilitas penting untuk menunjang pembelajaran mahasiswa. Berikutnya kegiatan yang tak kalah seru untuk meningkatkan semangat para mahasiswa baru yaitu membuat video TikTok bersama kakak panitia yang bisa kalian lihat di @eled_umm. Bta/ed_raf
PMM Mitra Dosen: Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Tingkatkan Kemampuan Guru PAUD Gunakan Media Pembelajaran Digital

ELED News – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Mitra Dosen UMM dengan KB Taman Harapan dilakukan pada 11 Agustus 2022. Pada kesempatan ini Kelompok 188 membuat program kerja program kerja tentang bagaimana pembuatan Video Pembelajaran dan E-modul melalui aplikasi CapCut dan Canva. Peserta workshop setelah sosialisasi pengembangan media pembelajaran CapCut dan Canva sendiri merupakan aplikasi edit video dan desain grafis yang teramat mudah untuk diakses dan digunakan oleh pemula. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang sangat kompleks, di dalamnya banyak terdapat templat yang dapat digunakan secara cuma-cuma. Sehingga, memudahkan pengguna dalam mengaksesnya sesuai konten yang ingin diusung dalam desainnya. Mitra dari PMM ini adalah guru PAUD KB Taman Harapan yang terletak Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. “Ini baru pertama kali sejak dibangun nya KB ini, kebanyakan memang kerjasama seperti ini hanya ditujukan kepada TK,” ungkap Ibu Ruli selaku Kepala Sekolah KB Taman Harapan. Berbuntut dampak pandemi yang masih terasa, membuat para guru prasekolah di sekolah ini terbilang masih kaku dalam mengembangkan materi melalui gawai. Sehingga, mendorong kelompok kami untuk memberikan sosialisasi berupa bagaimana cara pembuatan materi melalui aplikasi CapCut dan Canva. Kedua aplikasi diatas merupakan aplikasi pendukung dalam melakukan kegiatan PMM kali ini. Tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah agar guru mampu meningkatkan kualitas belajar-mengajar melalui aplikasi yang disosialisasikan, sehingga terciptalah daya saing kualitas guru yang baik. Kegiatan Sosialisasi Awal dilaksanakan pada Minggu, 11 September 2022 berlokasi di Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Malang Lantai 3 (American Corner). Pada Sosialisasi ini, dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah penjelasan dari tim Capcut tentang bagaimana tata cara pengambilan video dan memasukkannya ke dalam aplikasi tersebut, sehingga terbentuklah video pembelajaran. Setelah itu para guru langsung mengeksekusi tema dan topik yang sudah sebelumnya menjadi sebuah video yang belum diedit. Tim CapCut memberi arahan, bagaimana cara memasukkan dan mengedit video secara lugas. Sesi kedua adalah penjelasan singkat dari tim Canva tentang apa itu e-modul dan Canva serta bagaimana cara penggunaannya. Selanjutnya, para guru diminta untuk memasukkan video yang sudah diedit ke dalam aplikasi Canva dan mulai berkarya di dalamnya dengan dampingan dari tim Canva. Pada kegiatan Sosialisasi Lanjutan Jumat, 30 September 2022 bertempat di Gedung Kuliah Bersama 1 (GKB 1) Lantai 5, ruang 5.15. Kegiatan Lanjutan ini berisi tentang pendampingan dan konsultasi karya guru kepada masing-masing tim, sehingga terjadi pengarahan, tukar pikiran dan opini, dan saran dalam kegiatan sosialisasi ini. Setelah itu, karya guru ditampilkan dalam layar dan diberi komentar sehingga dapat menemukan konsep terbaik di masing-masing karya guru. Dalam semua rangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan, dapat diikuti dengan antusias dan semangat oleh peserta dan mahasiswa PMM mitra dosen sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar hingga akhir. ” Kami berharap dengan kegiatan PMM Mitra Dosen ini, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dapat terlibat langsung dalam pelaksaan Tridharma dosen. Sehingga kegiatan ini juga akan memperkuat prodi kita”, ungkap Laela Hikmah Nurbatra, selaku Ketua Program Kegiatan Pengabdian Masyarakat. lis/ed_rya
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Selenggarakan “One Day English”, Program Asah Bahasa Inggris bareng Native Speaker

ELED News – Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang berkolaborasi dengan UMM corner (American Corner dan Aussie Banget Corner) menyuguhkan acara “One Day English and UMM Corners’ Showcase.” pada hari Sabtu, tanggal 13 Agustus 2022. Acara ini diselenggarakan secara blended; daring dengan media zoom meeting dan secara luring di American Corner UMM. Dengan menghadirkan beberapa pembicara asing, peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk praktek berbicara Bahasa Inggris, namun juga menambah wawasan cultural diversity. Foto Bersama usai Acara One Day English “Selain untuk memberikan international exposure dan mengasah keterampilan berbicara asing para peserta, kami juga ingin mengenalkan kampus UMM ke masyarakat lebih luas.” Jelas Drs. Jarum, M.Ed sebagai Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris saat membuka acara. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Ria Arista Asih, Ph.D selaku Direktur American Corner dan Sri Dwi Hastuti, S.Pi., M.Aqua selaku Kepala ABC UMM pada saat memberikan sambutan singkatnya. Sehingga acara ini diikuti oleh banyak kalangan, meliputi masyarakat umum, para siswa SMA, Dosen serta alumni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. “Kami membuka program ini untuk masyarakat umum. Kemarin juga ada rombongan pelajar dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Gresik yang turut bergabung secara online di program ini,” ungkap Erlina Abidasari S.Pd., MA., M.Ed., dosen jurusan Pendidikan Bahasa Inggris yang juga sebagai bagian dari panitia penyelenggara. Kegiatan Diskusi di Kelompok Kecil yang dilakukan secara blended. Lebih lanjut, para Warga Negara Asing yang berpartisipasi berasal dari lima negara yang berbeda yaitu United State of America (USA), Ukraina, Afghanistan, Filipina, dan Mesir. Sebagai acara inti, beberapa pemaparan dengan topik yang menarik diantaranya dari foreigner yang berasal dari US yaitu Jonathan Wesley dengan membawakan topik Global English, dan Kyle Jones yang membawakan topik Cultural Similarities and Differences. Selain itu, ada juga foreigner yang menjadi fasilitator untuk berdiskusi dengan peserta seperti, Kevin Barr, Lamees Esmat, Fattaneh dan Illona sebagai fasilitator di zoom. Sesi diskusi antara peserta dengan foreigner memberikan manfaat bagi peserta yang ingin praktek berbicara langsung dengan native speaker, tentu para peserta terlihat sangat antusias untuk berinteraksi dengan para foreigner, mereka juga bertukar pengetahuan dan keunikan yang ada di negara mereka. Tentunya itu juga bisa melatih mereka untuk berbicara Bahasa Inggris dengan native speaker. Sehingga, acara ini diharapkan dapat berkelanjutan. “Salah satu rencana yang kami canangkan yakni menyelenggarakan One Day Englis secara roadshow. Yakni mengajak para WNA untuk mengunjungi berbagai sekolah dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengasah bahasa Inggrisnya,” ungkapnya Erlina mengakhiri. Lis/ed_rya
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Selenggarakan “One Day English”, Program Asah Bahasa Inggris bareng Native Speaker

ELED News – Mahadewi Putri Anjani dan Efifthaharah Rachmi Safa Santoso merupakan dua mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM yang berhasil mengharumkan nama Prodi melalui keberhasilan mereka lolos program pertukaran pelajar di Singapore Polythecnic. Prodi Pendidikan Bahasa Inggris selaku Prodi berakreditasi unggul melakukan kerja sama antar beberapa universitas luar negeri dengan menghadirkan program pertukaran pelajar. Salah satunya yaitu dengan Singapore Polytechnic. Program exchange ini berfokus pada pertukaran budaya dan pengenalan sejarah. Tidak hanya antar Singapura dan Indonesia, melainkan juga pengenalan budaya dengan Vietnam dan Thailand. “Kami juga berkesempatan untuk menceritakan apa yang menjadi ciri khas tentang Indonesia terutama di daerah asal representatif yang ditunjuk untuk mempresentasikan kebudayaan daerahnya,” ujar Efifthaharah mahasiswa angkatan 2019 itu. Selain itu, Putri juga bercerita bahwa salah satu motivasinya mengikuti program ini adalah untuk memperluas jaringan pertemanan. “Saya ingin sekali memiliki teman dari luar negeri. Dari dulu saya senang berbincang dan bertukar pikiran dengan mereka walau sekadar membicarakan hobi, makanan, dll. Saya juga tertarik dalam mempelajari budaya dan sejarah. Dengan mengikuti program ini, saya bisa lebih dalam memahami tentang budaya dan sejarah di Singapura,” ujar Putri, mahasiswa sekaligus anggota dari organisasi kerelawaan Maharesigana UMM itu. Tahapan untuk mendaftar program ini dibagi menjadi dua, yaitu tahap seleksi berkas atau dokumen secara daring dan tahap interview yang berlangsung secara tatap muka atau luring. Pihak International Relation Office UMM selaku pihak yang memfasilitasi informasi terkait beasiswa luar negeri membantu persiapan peserta dalam seleksi program ini. Thara berpesan bahwa berkas harus disiapkan secara teliti, rapi, dan tidak tergesa-gesa serta harus mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari untuk menghadapi seleksi tahap interview. Jika mahasiswa UMM berminat mendaftar program pertukaran pelajar, menurut Thara dan Putri hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih kampus tujuan dan menyukai program tersebut sepenuh hati. Selain itu, Thara dan Putri juga berpesan untuk tidak pernah ragu mencoba karena Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM akan senang membantu menyalurkan minat dan bakat mahasiswa. Kunjungi laman https://english.umm.ac.id untuk info lebih lanjut seputar program pertukaran pelajar. bta/ed_raf
Almathea Virdhausya Aljasysyarin, Lulusan Terbaik ini Diterima Bekerja di Perusahaan Edutech Ternama Sebelum Lulus

ELED News – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UMM telah menyelenggarakan Yudisium Periode II tahun 2022 pada tanggal 16 Juni 2022 di Aula BAU. Dalam kesempatan itu, Wadek 1 FKIP UMM Dr. Sugiarti, M.Si mengumumkan bahwa lulusan terbaik dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris pada Yudisium Periode II tahun 2022 adalah Almathea Virdhausya Aljasysyarin yang memperoleh IPK 3.04 dengan masa studi 3 tahun 9 bulan. Almathea, seusai prosesi wisuda Periode II Tahun 2022 Almathea Virdhausya Aljasysyarin, yang akrab dipanggil Thea oleh teman-temannya ini, merupakan mahasiswi yang aktif baik dibidang akademik maupun non-akademik. “Saat menjadi mahasiswa, saya sangat enjoy dalam belajar mata kuliah yang saya ambil. Saya juga sangat senang jika terlibat dalam projek seperti English Business Letter di semester 2 dan ELMO (English Language and Education Department Media Expo) di semester 3. Tidak hanya itu, banyak pengalaman lain yang saya dapatkan dari kampus UMM, seperti kesempatan magang dan projek penelitian dengan dosen.” jelas Thea yang juga pernah mendapatkan penghargaan IPK terbaik di semester 6 (Recognition award Top Ten Grade Point Average Odd Semester of Academic Year 2020/2021). Thea juga terlibat dalam beberapa projek penelitian dengan dosen dan menerbitkan jurnal artikel terindeks nasional. Selain aktif dalam projek mata kuliah di kampus, Thea juga aktif mengikuti kegiatan di luar kampus seperti menjadi volunteer pada Lingkar Psikologi, Pemimpin.id, dan juga elevocean sebagai digital campaign volunteer dan research volunteer. Berkat dukungan dan rekomendasi dari orang tua dan juga temannya, Thea merasa sangat beruntung telah memilih prodi Pendidikan Bahasa Inggris karena mendapatkan banyak pengalaman yang sangat berharga, salah satunya adalah terpilih sebagai awardee program magang yang diadakan oleh Kemendikbud yaitu Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Selama enam bulan, Thea mengikuti kegiatan magang sebagai konten kreator di perusahaan education technology itu, mendapat tugas untuk membuat konten video, blog, soal ujian, materi, dan artikel seputar bahasa Inggris untuk kelas 8 SMP. Pada magang tersebut, Thea berhasil membuat lebih dari 50 lebih video, 15 lebih materi dan juga 50 lebih soal bahasa Inggris. Almathea Virdhausya Aljasysyarin juga membagikan tipsnya untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi, “Seperti quotes dari Audrey Hepburn, the most important thing is to enjoy your life, to be happy, it’s all that matters. Saat ini, aku berusaha memaksimalkan potensiku dengan kesempatan yang ada. Aku juga berusaha menikmati setiap langkah dan struggle yang aku jalani dan bersyukur masih dikelilingi oleh orang-orang baik. Alhamdulillah, UMM adalah pilihan yang tepat untuk menciptakan lingkungan akademik yang baik.” ungkap Thea. Saat ini, Thea telah diterima di salah satu perusahaan Education technology terbesar di Asia Tenggara, yang mana jumlah pendaftar magang tersebut ada 7000 lebih dan Thea merupakan salah satu dari 90 peserta magang yang dipilih. Pada intenship kali ini, Thea memiliki jobdesk sebagai Social Media Intern. Lebih lanjut, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris memberikan apresiasi yang tinggi untuk capaian yang telah didapatkan oleh lulusan terbaik ini, “Kita harapkan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dapat memiliki kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan oleh dunia kerja saat ini, terutama dibidang teknologi informasi yang berkaitan dengan keilmuan di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Dengan adanya kesempatan Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) ini, mahasiswa diharapkan dapat berkompetisi secara global, dan bahkan dapat diterima kerja sebelum lulus di tempat magang tersebut.” tungkas Drs. Jarum, M.Ed sebagai Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris. rya
Selamat! Iftikhar Mumtaz dan Rebecca Qisthy Raih Beasiswa Program ICT

ELED News – Iftikhar Mumtaz Husnan dan Rebecca Qisthi Miza Zalidar Ahsan adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris yang menjadi penerima beasiswa pertukaran pelajar dalam program International Credit Transfer (ICT). Program ini adalah salah program Kampus Merdeka yang digagas oleh Kemendikbud, di mana mahasiswa mendapat kesempatan untuk kuliah online di kampus luar negeri yang sudah menjadi mitra kampus. Dalam program ini, mahasiswa mendapat tunjangan living dan book allowance, tidak kalah penting mahasiswa juga mendapat garansi konversi nilai maksimum 20 SKS. Banyak persyaratan yang harus dipersiapkan secara matang dalam program ini seperti mempertahankan nilai IPK, nilai tes Bahasa Inggris seperti Duolingo, IELTS, atau TOEFL, dan juga sertifikat pendukung lainnya. Tentu saja tidak mudah untuk bisa lolos dalam program ini, pasti juga ada kiat-kiat sukses yang dilakukan oleh mereka. “Kita harus berani mencoba, karena pengalaman baru bisa kita dapatkan kalau berani trial and error. Berani berarti harus punya persiapan yang matang. Harus punya DUIT (Doa, Usaha, Ikhtiar, Tawakkal),” ujar Rebecca mahasiswi angkatan 2020. Iftikhar juga memaparkan terkait motivasinya, secara akademik ada dua tipe motivasi yang menjadi landasan dirinya untuk meningkatkan kreativitas dan prestasi. Pertama, motivasi intrinsik, yang berasal dari dalam diri. Ini dipicu oleh antusias untuk mengembangkan diri. Ia lebih suka menyebut dirinya mahasiswa yang antusias daripada seseorang yang ambisius. Kedua, motivasi ekstrinsik, yang berasal dari luar. Ini didasari karena pengaruh media sosial di mana ia menemukan beberapa orang memposting prestasi mereka yang berhasil menginsipirasinya. Sehingga, ia bisa mengikuti jejak mereka untuk menginspirasi orang lain melalui istilah yang bernama personal branding, menjual diri di sosmed dengan menyajikan beragam prestasi. Prodi Pendidikan Bahasa Inggris sangat menunjang kompetensi mereka dalam program ini. Itikhar juga mengaku bahwa kuliah di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM tidak hanya memberikan perspektif baru, tetapi juga telah meningkatkan prestasinya dalam bidang akademik. “Kompetensi yang telah diberikan oleh Prodi Pendidikan Bahasa Inggris sangat diperlukan untuk mengikuti program ini, karena ICT adalah salah satu program internasional. Maka, peran Prodi Pendidikan Bahasa Inggris sangat menunjang. Menunjang dalam aspek kurikulum dan pengajaran karena berkaitan dengan kemampuan saya dalam berbahasa Inggris baik tulis maupun lisan,” papar Rebecca. Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris Drs. Jarum, M,Ed merasa bangga dengan capaian mahasiswanya dalam mengikuti berbagai program internasional, seperti ICT ini. “Hal ini merupakan hasil kerja keras kita bersama dalam memfasilitasi mahasiswa dengan berbagai kerja sama internasional yang telah kita jalin dengan beberapa institusi. Kami berharap akan semakin banyak mahasiswa di Prodi yang akan berhasil mengikuti kegiatan internasional seperti ICT ini. lis/ed_raf Rebecca Qisthy dan Iftikhar Mumtaz sebagai penerima beasiswa ICT.
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Laksanakan Program Sit-in bagi Siswa SMP-SMA

ELED News – Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah menggelar program Sit-in, yaitu program yang bertujuan untuk mengasah keterampilan akademik dan keterampilan komunikasi berbahasa Inggris. Program ini diadakan melalui platform Zoom Meeting (12/7). Program ini ditujukan untuk siswa SMP-SMA dan tidak dikenai biaya apapun. Selain itu, para peserta bisa mendapat sertifikat sebagai bukti bahwa mereka telah mengikuti program ini. Agenda dari program ini dibagi menjadi tiga sesi kelas, yaitu speaking for informal interaction, critical listening, dan essay writing. Pemateri dari masing – masing sesi merupakan dosen – dosen dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris yang sangat kompeten. Sesi pertama dimentori oleh Khoiriyah, M.A dengan materi bertema “Speaking for Informal Interaction”. Topik yang dibawakan pemateri pasti sudah tidak terdengar asing bagi pelajar, yaitu expressions of stating, asking, and responding opinion. Sebagai tahap awal untuk mengetahui pengetahuan siswa, pemateri mempresentasikan sebuah video sesuai tema yang ada dan siswa diberi kesempatan untuk berlatih berdialog. Tidak sampai di situ saja, pemateri memberikan quiz yang menarik sebagai penutup dari sesi pertama. Sesi selanjutnya dibimbing oleh Brammy Biantoro, M.Ed dengan materi bertema “Listening to Informal vs Formal Languages”. Seperti sebelumnya, peserta sangat aktif dalam mengikuti sesi ini. Setelah pemateri menjelaskan beberapa ciri-ciri formal languages dan informal languages, tidak membutuhkan waktu yang lama bagi partisipan untuk dapat membedakan mana formal languages dan informal languages dengan benar. Sesi terakhir yang tak kalah menarik bertemakan “Essay Writing or Professional Writing”, dimentori oleh Agista Nidya Wardani, M.A. Hal yang tidak kalah penting dalam belajar bahasa Inggris selain berlatih berbicara dan mendengar yaitu berlatih cara menulis yang baik dan benar. Para peserta diberi pengertian tentang cara-cara menulis sesuai dengan kaidah berbahasa Inggris. Tidak berbeda dengan pemateri sebelumnya, Laela menerangkan materi ini dengan sangat baik sehingga mudah dimengerti oleh para peserta Sit-in. Kunjungi Instagram @eledumm untuk info lebih lanjut seputar program yang akan kami selenggarakan. Bta/ed_raf Materi mengurutkan paragraf sebagai salah satu aktifitas Program Sit-in (12/7). Bramy Biantoro, M.Ed memaparkan materi Speaking (12/7).
Beri Banyak Pilihan Karir, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Sajikan 7 Mata Kuliah Pilihan

ELED News – Guna meningkatkan kualitas daya saing lulusan di era disrupsi ini, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang fasilitasi mahasiswanya dengan menyajikan tujuh mata kuliah pilihan. Ketujuh mata kuliah tersebut di antaranya, English for Tourism, Teaching English for Young Learners, Translation and Interpretation, Gamification in ELT, English for Content Writing, American Studies, dan Business English. Dalam mata kuliah English for Toursim, mahasiswa akan dibekali dengan kemampuan bahasa Inggris yang berkaitan dengan kepariwisataan, Teaching English for Young Learners membekali mahasiswa dalam memiliki keterampilan mengajara bahasa Inggris untuk anak-anak, Translation and Interpretation menyiapkan mahasiswa dengan keterampilan penerjemahan dan interpretasi alih bahasa dari maupun ke bahasa Inggris, Gamification in ELT memberi bekal kepada mahasiswa terkait beberapa media yang bisa digunakan dalam mengajar bahasa Inggris, English for Content Writing menyiapkan mahasiswa dengan keterampilan menulis konten, American Studies membekali mahasiswa dengan pengetahuan budaya Amerika, dan Business English menyiapkan mahasiswa menjadi wirausahawan dalam bidang bahasa Inggris. Penentuan ketujuh mata kuliah pilihan tersebut didasari oleh profil lulusan, hasil survey minat mahasiswa, dan pilihan karir lulusan. Kami mendesain mata kuliah pilihan ini bertujuan agar mahasiswa memiliki pilihan karir yang bervariasi ke depan setelah kelulusan,” pungkas Drs. Jarum, M.Ed Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMM itu. raf Tujuh mata kuliah pilihan yang ditawarkan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris.