Dr. Bayu Hendro Wicaksono, M.Ed., Ph.D

ELED News –Terus meningkatnya jumlah mahasiswa bahasa Inggris, menunjukkan minat calon mahasiswa yang sangat besar kepada Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (JPBIng) UMM. Hal inilah yang membuat JPBIng terus meningkatkan mutu dan kualitas termasuk meningkatkan kualitas para pengajarnya. Pada tahun 2011, JPBIng mendapat tambahan doktor baru, yaitu Bapak Bayu Hendro Wicaksono, M.Ed., Ph.D. Pak Bayu, panggilan akrabnya, adalah alumni Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris tahun 2000. Beliau kemudian melanjutkan studi S2 dan mendapatkan gelar M.Ed di Flinders University, Australia. Bapak yang lahir di Madiun 38 tahun silam ini semangat belajarnya sangat luar biasa. Pada tahun 2007,Pak Bayu melanjutkan studi S3 di University of South Australia. Dalam waktu 4 tahun beliau sudah mampu mendapatkan gelar Ph.D. Pak Bayu mengambil bidang TESOL (Teachers of English to Speakers of Other Languages ) pada waktu kuliah S3. Bapak yang suka mengenakan topi ini memutuskan mengambil judul disertasi Multimedia learning: An investigation of the impacts of DCT (Dual Coding Theory) on Teaching English at UMM karena beliau percaya bahwa DCT dapat memperkaya pengajaran bahasa Inggris. Beliau berpendapat bahwa mahasiswa adalah asset kita yang menjadi harapan bangsa. Oleh karena itu, Jurusan Pendidikan Bhs. Inggris –UMM sebagai institusi swasta,diharapkan untuk bisa berkiprah dengan mandiri, terpercaya, dan accountable dengan memandang dan memperlakukan mahasiswa sebagai asset product yang berharga. Pendidikan tidak harus dilihat hanya dengan memperhatikan end result of the product, tapi juga proses selama pembentukannya tersebut. Dengan ilmu baru yang diperolehnya di Australia diharapkan dapat meningkatkan kualitas di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. (Phd)
An International Seminar of Culture, English Language Teaching and Learning (CELT)

ELED News – Seminar kebudayaan kembali diikuti BPJIng di dalam An International Seminar of Culture, English Language Teaching and Learning (CELT), bertemakan Multiculturalism and Multilingualism: Issue of cultural diversity and identity in the teaching of language and literature. Bertempat di Univertas Katolik Soegijapranata, Semarang dan diselenggarakan pada tanggal 19-20 Januari 2011. Seminar ini diikuti oleh 2 dosen tetap bahasa Inggris yang berkompeten dibidangnya, mereka adalah Mrs. Erly dan Mrs. Sri Hartiningsih. Berawal brosur yang dikirim oleh dari fakultas sastra, Univertas Katolik Soegijapranata, Semarang, mereka mengundang para ahli linguistik, sastra dan media teknologi di pengajaran bahasa Inggris untuk mempersembahkan cara baru berdasarkan penelitian dan/ atau pengalam dalam belajar dan pembelajaran bahasa Inggris. Ditanggapi dengan mengirimkan abstrak berjudul “Literature Exposure in English Language Teaching Learning”, BPJIng menunjuk dosen yang berkompeten. Selang 2 minggu kemudian, usaha yang dilakukan membuahkan hasil. Di dalam seminar tersebut dosen dari UMM didaulat menjadi presenter sesi pararel tentang “Teaching Literature”. Tujuan dari seminar ini adalah; menyelaraskan kebudayaan didalam kompetensi dasar kurikulum bahasa Inggris mengimplementasi nilai budaya didalam pengajaran bahasa Inggris di Indonesia menemukan cara-cara inotasif menggunakan lembar kerja linguistik di second and/ or Foreign language menggunakan sastra untuk mengembangkan pemahaman tentang kebudayaan memajukan disiplin ilmu kebudayaan di pengajaran bahasa dan budaya. Dari hasil seminar ini, Jurusan Bahasa Inggris berharap dapat mengembangkan bidang literature, agar dapat menambah pengetahuan mahasiswa tentang ilmu sastra.
Selamat untuk Kepala Jurusan Bahasa Inggris dan Siswa yang Bergabung Beasiswa Erasmus Mundus

ELED News – Kerjasama di Bidang Luar Negeri UMM sudah tak terhitung lagi jumlahnya termasuk kerjasama dengan negara-negara Eropa khususnya pada program Erasmus Mundus External Cooperation Windows Lot-12. Program EmecwBTG Lot-12 ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa maupun dosen yang bergelar master maupun Doktor. Untuk mahasiswa dalam bentuk course work, untuk dosen dalam bentuk Teaching Staff, dan untuk Doktor dalam bentuk Post-Doc Research. Kesempatan pertama mendapatkan beasiswa EmecwBTG pada tahun 2010 ini diperoleh sebanyak 25 mahasiswa dari berbagai program studi dan 5 dosen dari disiplin ilmu yang berbeda. Dari ke-5 dosen yang berhasil memperoleh beasiswa, 2 diantaranya yang mengikuti program post-doc dan 3 lainnya sebagai teaching staff. Fardini Sabilah, M.Pd merupakan ketua jurusan Bahasa Inggris mendapatkan kesempatan ini dengan program kerjasamanya dalam hal pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak sebagai bahasa asing bagi calon guru, tepatnya berada di Highschool Paedagogy Institute Innsbruck. Pada 15 Juni 2010, bu dini bertolak ke Kota Innsbruck, Austria yang secara geografis kotanya dikelilingi dengan pegunungan Alpen dan terkenal dengan salju abadinya serta bentangan sungai Rein yang membelah kota. Keberangkatan bu dini dan dosen lainnya diharapkan dapat meningkatkan kompetensi akademik dosen yang bersangkutan, selain itu juga dapat memotivasi dosen-dosen lainnya untuk mengikuti program serupa sehingga dapat menambah nilai positif bagi UMM terutama di bidang kerjasama dengan universitas-universitas lain di Eropa di masa-masa mendatang. Selain ketua jurusan Bahasa Inggris yang berhasil mendapatkan kesempatan mengikuti Erasmus Mundus, 4 Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris juga mendapatkan kesempatan yang sama. KusumaWarnada, salah satu mahasiswa termuda di jurusan Bahasa Inggris yang lolos seleksi EmecwBTG Lot-12 mendapatkan kesempatan ke Portugal. Mahasiswa asal Kalimantan tersebut selama enam bulan menempuh research di Portugal. Menurut Dana, begitulah ia biasa disapa, banyak sekali pengalaman yang didapat selama disana. Selain belajar, Ia juga bisa mengetahui kebudayaan-kebudayaan asli Portugal dan membandingkannya dengan Indonesia. Selain itu, Agus Arianto adalah mahasiswa jurusan Bahasa Inggris yang juga lolos dalam penyeleksian Erasmus Mundus. Agus mendapatkan beasiswa ke Turkey. Menurutnya, ia dapat menambah pengetahuannya dalam dunia pendidikan dengan lolosnya ia pada seleksi tersebut. Ia juga tidak akan melupakan pengalamannya selama enam bulan di Turkey karena ini adalah pertama kalinya pergi keluar negeri. Mahasiswa ketiga jurusan Bahasa Inggris yang beruntung mendapatkan beasiswa ke Eropa adalah Izzah Fijriyah yang berkesempatan study di Universitas Murcia, Spanyol. Di sana, mahasiswa asal pulau garam tersebut bisa merasakan perbedaan sistem pengajaran antara Indonesia dan Spanyol. Ia menjelaskan bahwa proses belajar mengajar di Negara asal David Villa tersebut lebih banyak menerapkan metode berdiskusi, tugas dan sesi tanyajawab, dan mahasiswanya sangat antusias. Mahasiswa keempat adalah Dian Kurniasari. Ia adalah mahasiswa angkatan 2007 yang berkesempatan studi ke Negara Austria tepatnya di Universitas Innsbruck, Austria, tertanggal 27 Agustus 2010 – 24 Februari 2011. Waktu enam bulan tentu saja tidak disia-siakan oleh Miss Progresio 2008 tersebut. Ia menggali pengetahuan-pengetahuan baru yang tidak bisa ia temui di Indonesia. (Rro)
English Chants
ELED News – The following is some chants for teaching English for young learners. They are great helps for young learners in learning English. I have made use some of them when I was a teacher at Satit Bilingual School of Rangsit University Thailand, in the same time when I was doing my Masters program in Bilingual Education. Enjoy. (rina) Good Morning! (clapping your hands) Good morning! How are you? It’s nice to see you today! (I use this at the beginning of Story Time each day to mark the transition from play time to time to listen to the teacher.) 2 Little Blackbirds Two Little Blackbirds, (hold up 2 fingers) Sitting on a hill, (bunch fingers together and put each hand on a respective shoulder) One named Jack (move right hand in front of you) One named Jill (move left hand in front of you) Fly away Jack (make right hand “fly” behind your back) Fly away Jill (make left hand “fly” behind your back) Come back Jack (bring right hand forward again) Come back Jill! (bring left hand forward again) Where is Thumbkin? Where is thumbkin? Where is thumbkin? Here I am! Here I am! How are you today, sir? Very well thank you! Run away! Run away! Open and Shut Open them, shut them, (open and shut your hands accordingly) Open them, shut them, Give a little clap! (open and shut hands quickly, clap your hands on the word clap) Open them, shut them, Open them, shut them, Put them on your lap! Open and shut hands quickly, (put your hands in your lap) Traffic Lights The red at the top, Tells us to stop. The green down below, Tells us to go. The yellow in the middle, Tells us to wait. But please don’t worry, We won’t be late! (I used a traffic light I made out of stiff paper to help demonstrate this chant) Butterfly Butterfly, butterfly, (make you hands into a butterfly and fly them around) Flying, flying up to the sky! Butterfly, butterfly, Landing on my _______________! (insert names of various body parts as you put your hands on them) 10 Little Fingers (hold up and count each finger as you go) 1 little, 2 little, 3 little fingers, 4 little, 5 little, 6 little fingers, 7 little, 8 little, 9 little fingers, 10 fingers in a row! (later, when their counting skills are more advanced, you can recite the chant backwards…10 little, 9 little, 8 little fingers….etc.) I’m Happy! (as you say each line, change your face and voice to match the emotion) I’m happy, I’m happy, I’m really, really happy! I’m sad, I’m sad, I’m really sad! I’m angry, I’m angry, I’m really, really angry! I’m bored, I’m bored, I’m really, really bored! I’m scared, I’m scared, I’m really, really scared! I’m surprised, I’m surprised, I’m really, really surprised! Brush Your teeth You eat breakfast in the morning, then what do you do? You brush your teeth, sh sh sh, you brush your teeth, sh sh sh You eat lunch in the afternoon, then what do you do? You brush your teeth, sh sh sh, you brush your teeth, sh sh sh You eat your dinner in the afternoon, then what do you do? You brush your teeth, sh sh sh, you brush your teeth, sh sh sh You go to sleep at night, then what do you do? You brush your teeth, sh sh sh, you brush your teeth, sh sh sh I Like To Eat I like to eat, eat, apples and bananas, Apples, and bananas, apples and bananas! I like to eat, eat, apples and bananas, Going on a Bear Hunt I’m going on a bear hunt I’m going on a bear hunt I’m not afraid! Are you afraid? What’s that up ahead? It’s a great big tree Can we go under it? Can we go through it? I guess we will have to climb over it! (Make motions with arms like climbing) Whoo! That was hard work. (Wipe forehead) I’m going on a bear hunt. I’m going on a bear hunt. I’m not afraid. Are you afraid? What’s that up ahead? It’s a river! Can we go over it? Can we go under it? I guess we will have to swim through it! (motion with arms like your swimming) Whoo! that was hard work. I’m going on a bear hunt. I’m going on a bear hunt. I’m not afraid. Are you afraid? What’s that up ahead? It’s a deep dark cave! Can we go over it? Can we go under it? I think we are going to have to go in it. Shh! (tip toe) I feel something furry!! It has a big nose!! Turn on your flashlight. IT IS A BEAR!!!! Run out of the cave Swim back through the river Climb back over the tree Go into the house and slam the door. BAM!! I wasn’t afraid. Were you? A Walk in the Jungle Giraffe are tall, with necks so long. (Stand on tip toes; raise arms high up into air.) Elephants’ trunks are big and strong. (Make trunk with hand and arm.) Zebras have stripes and can gallop away, (Gallop around in a circle.) While monkeys in the trees do sway. (Sway back and forth.) Old crocodile swims in a pool so deep, (Pretend to swim.) Or lies in the sun and goes to sleep. (Lay head on hands and close eyes.) Potato Chips Potato chips go crunch crunch crunch Into my tummy- yummy yummy yummy Some more, some more, some more, some more, some more 1-2-3-4– (Then the child tries to slap the palm of the child sitting next to her before the girl pulls her hand away. If she manages to slap it, the girl is out. If she doesn’t– she’s still in. Teddy Bear, Teddy Bear Teddy Bear,
Just Speak English with Me: Efektifkan Rabu dan Jum’at sebagai English Day
ELED News – “Mbak, cepetan saya harus segera kembali ke kelas. Dua ribu lima ratus khan?” pinta Zizi. Rabu itu, mahasiswi jurusan Bahasa Inggris UMM itu datang ke kantor jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dengan tergopoh-gopoh karena tidak diperbolehkan ikut presentasi kalau tidak menggunakan PIN, bertuliskan: Just Speak English with Me. Entah sudah berapa kali dia selalu beli dan beli lagi PIN baru karena lupa tidak memakainya dan tidak diperkenankan menggikuti perkuliahan kalau tidak mengenakan PIN. Lalu, apa pentingnya PIN itu? Sebenarnya bukan Pin itu yang menjadi penting, tetapi PIN itu digunakan sebagai tanda bahwa pada hari Rabu dan Jum’at, mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris harus mengikuti English Day. Untuk mensukseskan English Day itulah maka PIN itu menjadi bagian penting yang tak terlupakan. Gagasan diadakannya English Day bermula dari keprihatinan akan rendahanya animo mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris untuk berlatih berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Beberapa cara pernah di ujicobakan, salah satunya dengan memberlakukan denda bagi saiapa saja yang ketauan menggunakan bahasa selain bahasa Inggris di lingkungan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Namun, bukannya jera dan lebih giat berlatih, mahasiswa malah mengjindari dari yang telah ditetapkan sebagai English Day untuk bertemu dosen, mengurus administrasi dan bimbingan skripsi. Selain itu, cukup sulit untuk mengenali mana yang mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dan mana yang bukan karena tidak ada penanda khusus yang dikenakan. Saat ini, PIN merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan English Day. Pihak jurusan dan HMJ pun bahu-membahu untuk mewujudkan keberhasilan English Day. Bagi mahasiswa baru, keterlibatan mereka dalam program ini cukup jelas, karena adanya rangsangan dari HMJ untuk melakukan kegiatan yang mendukung. Selain itu, semua jajaran dosen dan karyawan di lingkungan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris pun berupaya agar pengalaman menggunakan bahasa Inggris menjadi pengalaman sehari-hari mahasiswa. Beberapa waktu yang lalu, jurusan Pendidkan Bahasa Inggris beruntung mendapat kesempatan untuk memanfaatkan para penutur asli bahasa Inggris yang tergabung dalam Peace Corps USA untuk berinteraksi dengan mahsaiswa jurusan bahasa Inggris. Dengan antusis mereka menyambut kedatangan penutur asli bahasa Inggris tersebut dengan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, dengan atau tanpa PIN. Jadi, apakah PIN masih penting? PIN masih dianggap penting dan cukup efektif digunakan sebagai penanda English Day, tapi yang lebih penting adalah sebagai pengingat agar sebagai mahasiswa bahasa Inggris, mahasiswa harus mau berlatih terus agar terbiasa berkomunikasi dengan bahasa yang mereka pelajari sehari-hari. Bisa grammar saja tidak cukup, pengalamanlah yang lebih penting. Yang penting adalah jangan tergopoh-gopoh membeli PIN lagi dan lagi karena tidak diperbolehkan mengikuti perkuliahan, tapi tergopoh-gopohlah membeli PIN itu karena saking terlalu sering dipakai, PIN itu hilang karena terlalu bersemangatnya mahasiswa untuk terus merasa wajib memakai PIN karena keinginan terus berlatih menggunakan bahasa Inggris. (Rina)
SELAMAT DAN SUKSES
ELED News – SELAMAT DAN SUKSES Program Dana Insentif Pengembangan Paket Bahan Pembelajaran (DIP-BP) PJJ S1 PGSD – Bahasa Inggris Mulai bulan Juni 2010 Tim Pengembang Bahan Ajar Bahasa Inggris yang terdiri dari dosen-dosen jurusan Bahasa Inggris, PGSD, dan Teknik Informatika akan disibukkan dengan proses penyusunan bahan ajar Bahasa Inggris PJJ S1 PGSD yang didanai oleh DIKTI dan direncanakan selesai pada bulan April 2010. Selamat atas dirterimanya proyek ini dan selamat bekerja bagi tim pengembang. Bukan suatu pekerjaan yang mudah tapi harus tetap semangat! Semoga bermanfaat. Berikut ini adalah nama-nama tim Pengembang: No. Nama Tugas 1. Dr. H. Ichsan Anshory, AM, M.Pd. Penaggung Jawab Program 2. Fardini Sabilah, S.Pd.,M.Pd Pengembang BAC 3. Riza Elfana, M.A 4. Rina Wahyu S., M.Ed 5. Dr. M. Syaifuddin, MM. Pengembang Perangkat Tutorial 6. Hariyady, S.Kom 7. Husamah, S.Pd 8. Drs. Estu Widodo, M.Hum Pengembang Soal Ujian 9. Dra. Thathit Manon A., M.Hum 10. Dwimawan Karifianto, S.Pd 11. Dr. Masduki, M.Pd Pengembang Bahan Non Cetak 12 Dra. Erly Wahyuni, M.Si
Let’s have fun with English: Praktek Pembelajaran Bahasa Inggris Anak di UMM
ELED News – English for Young Learners (EYL) merupakan mata kuliah pilihan di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (JPBIng) UMM. EYL adalah mata kuliah pilihan yang fokus pada pembelajaran B.Inggris untuk anak usia Sekolah Dasar (SD). Pada tahun ini, jumlah mahasiswa yang mengikuti praktek mengajar EYL melonjak dua kali lipat dari jumlah pada tahun-tahun sebelumnya. Jumlah itu mencapai seratus mahasiswa yang kesemuanya diharapkan mengikuti praktek mengajar di akhir perkuliahan. Mata Kuliah EYL harus diselesaikan dalam 3 semester, yaitu : EYL 1 (pada semester 6), EYL 2 (pada semester 7) dan EYL 3 (pada semester 8). Pada EYL 1 dan 2, mahasiswa dibekali dengan teoti dan praktek persiapan pengajaran, sedangkan pada EYL 3, mereka harus mengikuti praktek mengajar. Dalam hal ini, JPBIng UMM melakukan inovasi dimana mahasiswa tidak diwajibkan praktek mengajar di SD – SD yang sudah ada, tetapi diharuskan untuk membuka kelas sendiri layaknya sebuah sekolah. Pada semester ini, praktek mengajar dimuali pada 4 April 2010 dan berakhir pada 6 Juni 2010. Mahasiswa/Guru Praktek berhasil membuka 5 kelas (kelas 1, 2, 3, 4, dan gabungan 5-6) dengan jumlah rata-rata masing-masing kelas adalah 25 siswa. Siswa yang berasal dari macam-macam SD yang ada disekitar Kampus UMM sangat antusias sekali untuk mengikuti pembelajaran yang diselenggarakan oleh mahasiswa EYL karena pembelajaran yang dilakukan berbeda dengan pembelajaran bahasa Inggris di sekolah. Mereka belajar bahasa Inggris dengan model pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Pembelajaran ini memberikan pengalaman lebih bagi siswa untuk dapat berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris. Sehingga, siswa merasa seperti belajar bahasa mereka sendiri. Pada hari minggu, tanggal 6 Juni 2010 adalah hari terakhir bagi mahasiswa untuk praktek mengajar. Pada hari tersebut akan dilaksanakan acara penutupan kelas yang bertajuk Art Performance. Acara tersebut adalah sebuah refleksi dari pembelajaran yang telah dilakukan. Art Performance merupakan acara dimana para siswa dari tiap kelas harus menampilkan kebolehan mereka dan tentu saja harus berbahasa Inggris. Hal ini ditujukan untuk mengetahui hasil dari pembelajaran yang telah dilakukan. Acara yang akan dilaksanakan pukul 08.30 – 11.00 BBWI akan dihadiri para wali murid agar mereka juga dapat mengetahui hasil belajar anak-anaknya secara langsung.
Semarak E-Cup 2022: Kemeriahan Pertandingan Futsal Perdana Pasca Pandemi Covid-19

ELED News – Malang (28/12/2022), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Esa Progesio Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Kembali membuka cabang perlombaaan futsal setelah dua tahun lalu terhalang pandemi Covid-19. Acara yang disambut meriah oleh mahasiswa ini berlangsung di Champions Futsal Tlogomas, tepatnya di Jl. Baiduri Pandan No.17, Tlogomas. Kota Malang. Perlombaan pertandingan futsal merupakan salah satu cabang olahraga fisik selain voli, basket dan lomba lari. Setiap kelas dapat mengirimkan delegasinya untuk bertanding secara sportif memperebutkan piala kejuaraan e-cup 2022. Pertandingan futsal diikuti oleh kelas A, B, C angkatan 2020 dan kelas A, B angkatan 2021, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, UMM. Pertandingan berlangsung sengit. Muhammad Nabil Nur Azizi selaku Penanggung Jawab (PJ) lomba futsal e-cup 2022, sekaligus Humas HMJ Esa Progesio mengungkapkan hasil akhir pertandingan, “Pertandingan dimenangkan oleh kelas B angkatan 2021 sebagai juara ke-1 kelas B Angkatan 2020 sebagai juara ke-2 dan kelas A angkatan 2020 sebagai juara ke-3.” Selain itu, dirinya juga berharap agar seluruh perwakilan kelas dapat mengikuti pertandingan futsal ke depannya. Akbar Rizki Nugroho selaku kapten dari kesebelasan tim kelas A mengungkapkan “Pertandingan futsal disambut meriah, hal positif yang dapat diambil dalam kompetisi futsal kali ini yakni sportivitas, kerjasama dan teman-teman juga dapat mengasah potensi diri dalam kompetisi futsal.” Tuturnya saat diwawancarai. Ia juga mengungkapkan motivasi nya dalam mengikuti pertandingan “Kami mengikuti pertandingan karena passion, ini juga merupakan kesempatan terakhir mengikuti perlombaan e-cup, bagi kami yang sedang menempuh semester 5.”_Frz/Anw(ed.)