Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Sukses Raih Beasiswa Internasional

ELED news – [Malang, 8/1/2025] Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMM sukses raih beasiswa Internasional. Azahra Mauly Aprillia, mahasiswi prodi Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2024 berhasil mendapat beasiswa English Access Scholarship Program 2024-2026. Beasiswa ini sendiri merupakan program beasiswa belajar bahasa Inggris, wawasan tentang budaya Amerika dan kepemimpinan. Program ini didanai oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat melalui RELO (Regional English Language Office) dan dikelola oleh IIEF (Indonesian International Education Foundation). Azahra mengaku mendapatkan informasi tentang beasiswa ini dari dosen Pendidikan Bahasa Inggris, sehingga membuat ia tertarik untuk mendaftar. Ia tertarik dengan beasiswa ini karena berbagai benefit yang ada di dalamnya. “Saya tertarik dengan benefit beasiswa ini karena termasuk beasiswa Internasional dan saya ingin mengasah keterampilan dalam berbahasa Inggris di beasiswa ini”, ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa ketentuan untuk mendaftar di beasiswa ini cukup mudah, diantaranya harus mahasiswa semester 1 di program studi bahasa Inggris atau sastra Inggris dari universitas negeri atau swasta; pendaftar harus berusia 15-20 tahun; menunjukkan Surat Keterangan Tidak Mampu, Kartu Indonesia Pintar, atau terdaftar dalam program Bidikmisi, dan bersedia mengikuti program selama 2 tahun. Untuk mendapatkan beasiswa ini ada beberapa seleksi yang harus dilewati yaitu pendataan dan melengkapi persyaratan, tes masuk berupa listening, dan terakhir tes interview mengenai rencana jika lolos beasiswa tersebut. Ia mengaku bahwa selama proses pendaftaran tidak ada kesulitan berarti yang ia alami. “Tips dan trik dari saya yang penting yakin kalau sudah melakukan yang terbaik. Sejujurnya, saya juga kurang dalam berbahasa Inggris tapi melalui beasiswa ini saya harap bisa belajar bahasa Inggris lebih dalam lagi”, ujar Azahra. shn/ed_rya
Optimalkan Kegiatan Pembelajaran Berbasis You-tube: Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Inisiasi Workshop Series untuk Guru PAUD

ELED News – [Malang, 7 Januari 2024] Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali hadir melalui kegiatan inovatif yang bermanfaat untuk masyarakat. Kali ini, Tim PMM UMM Mitra Dosen Kelompok 95, yang terdiri dari Rahmadina Azizah, Ni Luh Gede Putu Melzya, Intan Permata Sari, Rahma Fadiyah, dan Nilam Ade Syaputri, sukses melaksanakan kegiatan bertema “Pengoptimalisasian Materi Berbasis YouTube” di PAUD Kelompok Bermain Taman Harapan, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Dengan didampingi dosen pembimbing lapangan, Laela Nurbatra, M.A., M.Lead., dan Masyhud, M.Pd kegiatan ini berlangsung dari 2 hingga 12 Desember 2024. Kegiatan bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pendidik dalam memanfaatkan platform digital YouTube untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepala Sekolah Ibu Rulik, S.Pd., serta Ibu Fanda sebagai partner guru pengajar PAUD. Berikut adalah rangkaian acara yang dilaksanakan: Pada hari pertama yaitu penyampaian materi pertama tentang dasar-dasar penggunaan YouTube, seperti manfaat YouTube dalam pendidikan dan pengenalan fitur-fitur dasar. Hari kedua pelatihan berfokus pada cara membuat akun dan channel YouTube yang sesuai untuk kebutuhan pendidikan. Materi dilanjutkan dengan panduan mengunggah konten edukatif dan tips interaksi dengan siswa dan orang tua melalui media digital. Guru mempraktikkan pembuatan video pembelajaran berbasis YouTube dengan bimbingan mahasiswa PMM. Kemudian dilajutkan dengan pembuatan profil sekolah dan pengambilan video bersama kepala yayasan sebagai bagian dari dokumentasi dan promosi sekolah. Selajutnya, agenda terakhir adalah penutupan kegiatan sekaligus penyerahan cinderamata kepada PAUD Kelompok Bermain Taman Harapan. Melalui kegiatan ini, pendidik PAUD diajarkan cara memanfaatkan YouTube sebagai media pembelajaran interaktif. Dengan platform ini, guru dapat membuat video pembelajaran yang kreatif, menarik, dan mudah diakses, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. “Program ini sangat membantu kami sebagai pendidik dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran. Materi yang disampaikan mahasiswa PMM sangat aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Ibu Rulik, S.Pd., Kepala PAUD Kelompok Bermain Taman Harapan. Tim PMM UMM Mitra Dosen Kelompok 95 berharap program ini tidak hanya bermanfaat bagi PAUD Kelompok Bermain Taman Harapan, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. “Dengan memanfaatkan media YouTube, guru dapat lebih kreatif dan menyampaikan materi dengan cara yang lebih menarik,” ujar Laela Nurbatra, M.A., M.Lead., selaku dosen pembimbing lapangan. Semoga hasil pelatihan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para pendidik untuk menciptakan generasi muda yang cerdas dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. tim/ed_rya
Voice Up: Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Gelar Diskusi Akademik sebagai Sarana Aspirasi Mahasiswa untuk Pengembangan Kegiatan Akademik

ELED news – (Malang, 3/1/2025) Prodi Pendidikan Bahasa Inggris telah melaksanakan acara voice up. Diselenggarakan di Aula GKB 3, acara ini diikuti oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2022-2024 dan dihadiri oleh Kepala Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan beberapa dosen juga ikut serta dalam kegiatan ini. Acara ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan dan mengekspresikan keluh kesahnya selama belajar di satu semester. Ini merupakan acara rutin yang dilakukan oleh prodi untuk mendengar aspirasi mahasiswa terkait penyelenggaraan akademik selama satu semester berjalan. Acara dimulai dengan sambutan Kepala Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Drs. Jarum, M. Ed. Kemudian dilanjut pada sesi inti yaitu penyampaian aspirasi oleh mahasiswa. Selama sesi berlangsung, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengutarakan pendapat, ktitik dan masukan terhadap penyelenggaraan akademik. Para mahasiswa terlihat sangat antusias untuk menyampaikan aspirasi mereka. Bermacam aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa. Para dosen menanggapi dengan positif terkait aspirasi-aspirasi yang telah disampaikan oleh beberapa mahasiswa. Beliau berkomitmen untuk menindaklanjuti dan mengupayakan perbaikan di berbagai sektor. “Saya berterimakasih karena prodi telah mengadakan acara ini. Berkat acara ini saya jadi bisa menyampaikan keluh kesah saya selama belajar satu semester ini”, ujar salah satu mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi ajang komunikasi yang berkelanjutan antara mahasiswa dan pihak penyelenggara akademik. Diharapkan melalui forum ini juga, pihak penyelenggara akademik bisa lebih responsif terhadap kebutuhan dan harapan mahasiswa. Shn/ed_rya
Dr. Fardini Sabilah, S.Pd., M.Pd, Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Publikasikan Artikel Dialogic Reading Untuk Tunjang Aktivitas Belajar EYL

[03/01/2025] Berawal dari keinginan kembangkan metode ajar Intercultural Language Teaching yang inovatif saat menempuh studi S3, Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang, Dr. Fardini Sabilah, S.Pd., M.Pd publikasikan artikel Designing the Intercultural Teaching Using “Dialogic Reading” Strategies for the English Students at Primary Schools di jurnal e-Journal of Linguistic (eJL) pada 2018 lalu. Dr. Fardini Sabilah, S.Pd., M.Pd saat sharing pada UMM Talks Dalam penelitiannya di SDN Bunulrejo 2 Malang, Fardini lakukan kolaborasi bersama Prof. Dr. Sujiati Beratha, MA, Made Budiarsa dan Ida Bagus Putra Yadnya dari Universitas Udayana Bandung untuk rancang pedoman “Dialogic Reading” dalam pengajaran bahasa Inggris di SD berdasarkan Kurikulum 2013. Fardini yang juga menjabat sebagai Kepala Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah (LPPI) UMM jelaskan, Dialogic Reading adalah teknik belajar interaktif dengan metode pertanyaan pemantik sederhana melalui cerita bergambar untuk latih keterampilan baca dan kemampuan bahasa anak. “Karena kurangnya pemahaman vocabulary dan struktur kalimat, anak akan kesulitan jika dituntun belajar secara konvensional. Dialogic Reading dapat jadi alternatif karena terdapat interaksi antara guru dan murid untuk sama – sama membaca dan memahami cerita yang dibacakan.” Terangnya. Di sisi lain, fardini temukan beberapa tantangan dalam implementasi rumus CROWD Question yang digunakan dalam metode ini. “Tantangan nya membuat pertanyaan sederhana tapi mudah dimengerti, seperti misal Why mister black wants to arrest the crocodile in the forest, dapat dipersingkat dengan Why mister black hates crocodile?” Ujarnya saat diwawancarai. Lebih lanjut, setelah lakukan beberapa penelitian terkait metode ini, Fardini bersama beberapa dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM terbitkan buku “Dialogic Reading (Pedoman Pembelajara Membaca Sambil Berdialog).” Hal tersebut jadi bukti bahwa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM selalu melangkah maju untuk tingkatkan kualitas pembelajaran melalui karya-karya yang dihasilkan oleh para dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM. (Frz_ed)
Soft Launching CoE EYL Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM ditandai dengan Kids English Camp @UMM

ELED news – Program unggulan baru dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Center of Excellence (CoE) English for Young Learners (EYL), resmi diluncurkan melalui kegiatan Kids English Camp. Acara yang berlangsung selama lima hari, mulai dari 23 hingga 28 Desember 2024 ini diikuti oleh puluhan siswa sekolah dasar dari lingkungan sekitar kampus. Program tersebut menjadi langkah awal UMM dalam memperkenalkan pendekatan baru pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak-anak [31/12/2024]. Kegiatan penutupan Kids English Camp Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMM, Drs. Jarum, M.Ed. menjelaskan, kegiatan ini juga berfokus pada pemberian pengalaman nyata kepada para mahasiswa dalam mengembangkan keahlian mengajar Bahasa Inggris untuk anak-anak. Tentunya sesuai dengan kebutuhan pendidikan modern. Melalui Kids English Camp, mahasiswa diperkenalkan dengan pendekatan inovatif seperti penggunaan media pembelajaran interaktif, permainan edukasi, dan praktik langsung di lapangan. “Penutupan English Kids Camp sekaligus penanda launching CoE EYL yang diikuti oleh siswa kelas 4-6 SD dari lingkungan sekitar UMM. Program ini mendapatkan respon yang positif serta antusiasme masyarakat sekitar yang baik, sehingga banyak siswa sekolah dasar yang berpartisipasi. Hal itu karena EYL tidak hanya melatih pengajaran, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa dalam manajemen sekolah internasional dan pengembangan bisnis di bidang Pendidikan,” tambahnya. Jarum menambahkan bahwa program CoE EYL Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM akan dilaksanakan selama satu tahun atau dua semester dengan kolaborasi yang melibatkan berbagai mitra internasional. Mahasiswa yang tergabung dalam program ini akan mendapatkan pengalaman bekerja sama dengan lembaga dari luar negeri seperti Abikasku dari Vietnam, Sapal Education dari Myanmar, hingga sekolah internasional di Kamboja. Selain itu, mitra lokal seperti My Little Island School, English First (EF), dan kursus privat internasional juga akan turut mendukung. “Kegiatan ini juga didukung dengan penggunaan fasilitas terbaik yang dimiliki oleh UMM, seperti American Corner, Laboratorium Bahasa, dan ruang-ruang belajar inovatif lainnya. Dengan fasilitas ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan mereka dalam lingkungan yang menyerupai institusi pendidikan internasional. Selain itu, UMM terus mendorong kolaborasi aktif dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dudi) untuk memberikan kesempatan kerja langsung kepada para peserta,” kata Djarum, sapaannya. Dengan adanya program ini, UMM juga ingin menunjukkan komitmennya dalam menciptakan generasi pendidik yang mampu menginspirasi anak-anak untuk mencintai Bahasa Inggris sejak dini. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di bidang pengajaran Bahasa Inggris untuk anak-anak. Melalui program ini, UMM optimis dapat menjadi pelopor dalam pengembangan pendidikan Bahasa Inggris berbasis internasional di Tanah Air. “Dari program CoE EYL UMM ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja global. Terutama dengan pendekatan inovatif dan kolaborasi yang luas. Ini menjadi model pembelajaran Bahasa Inggris yang tidak hanya efektif, tetapi juga berorientasi pada pengembangan wirausaha serta kemampuan manajerial di bidang pendidikan internasional,” tutupnya. (vin/wil/rya)
Bekali Kemampuan Public Speaking: Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Adakan Kuliah Tamu Internasional “How to Avoid Stage Fear”

ELED news – [Malang, 27 Desember 2024] Dalam upaya meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum dan membangun rasa percaya diri mahasiswa, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM menyelenggarakan kuliah tamu Internasional bertemakan “How to Avoid Stage Fear”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 30 November 2024 yang bertempat di ruang 6.14 GKB 1. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2022. Kuliah tamu kali ini menghadirkan pembicara inspiratif dari Limra Academy, India yaitu Dr. Akbar Hussain, MSc., MS, DLitt. Beliau menyampaikan materi seputar public speaking dan bagaimana bisa percaya diri berbicara di depan publik. Para mahasiswa terlihat sangat antusias dan semangat ketika mengikuti kegiatan ini, terlihat dari partisipasi aktif para mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Menurut Dr. Akbar Hussain, MSc., MS., DLitt, salah satu kunci utama dalam mengatasi ketakutan panggung adalah dengan latihan konsisten. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya pola pikir yang positif dan kemampuan untuk mengontrol pernapasan saat menghadapi situasi yang menegangkan. Dalam kegiatan ini mahasiswa tidak hanya mendengar materi dari pembicara saja namun juga praktek langsung bagaimana cara mengatasi ketakutan panggung. “Saya sampaikan terimakasih untuk Pak Jarum dan pihak terlibat karena telah mengadakan kegiatan yang luar biasa ini, biasanya saya ikut acara semacam ini tanpa ada praktek tapi di kegiatan ini saya bisa praktek langsung dan mendapat pengalaman berharga”, ujar salah satu mahasiswa. Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian sertifikat dan cenderamata kepada pembicara sebagai bentuk apresiasi dalam membagikan ilmu dan pengalaman. Selain itu juga penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM dengan Limra Academy, India dan diharapkan akan ada kerjasama yang luar biasa lainnya antara kedua belah pihak. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para mahasiswa, sehingga mereka dapat lebih percaya diri dalam menampilkan diri di hadapan publik. Shn/ed_rya
PMM Bakti untuk Negeri: Tingkatkan Brand Awareness dan Nasionalisme dari Pelatihan Membatik

Terinspirasi dari semangat cinta tanah air di bulan Agustus, mahasiswa UMM didampingi Laela Hikmah Nurbatra, S.Pd., M.A., M.EdLead selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) selenggarakan pelatihan membatik di desa Ngadirejo, Kec. Jabung, Kab. Malang melalui program PMM Bhaktiku Negeri pada Kamis (01/7) lalu. Pelaksanaan pengabdian yang bertajuk “Upaya Pengembangan UMKM Batik Lokal Untuk Meningkatkan Brand Awareness” ini dilakukan atas kerjasama tim dengan perangkat Desa. (Tim bersama warga desa seusai pelatihan membatik) Kelompok pengabdian yang terdiri dari gabungan mahasiswa lintas jurusan ini beranggotakan, Syaharani Nur Ayuningdyah, Hizamsyah Cheva Ma’rufano, Yanuar Aziem Adhtya dari Prodi Ilmu Komunikasi dan Digdaya Dhivansya Kurniawan, Dhiya Nasywa Nada Syifa Zain dari Prodi Psikologi. Lebih lanjut, kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). (Perwakilan tim menunjukan hasil proses pewarnaan batik) Setiap daerah memiliki ciri khas pola berbeda. Desa Ngadirejo sendiri memiliki cap batik berbentuk durian kopi (isian), dan bunga (pinggiran). Dalam proses persiapan membatik, tim harus mempersiapkan beberapa alat dan bahan; wajan, bak, kompor, kain, lilin, canting cap, pewarna, hingga kalender bekas untuk membut pola. Sedangkan, proses membatik terdiri dari tiga lagkah utama secara berurutan, mulai dari Pengecapan, Pewarnaan dan Pelorotan. Video tutorial bisa dilihat melalui link di bio–Instagram PMM UMM Kelompok 16 Gelombang 3 (@ganendra.pmm.) (Cap batik berbentuk durian dan kopi Khas desa Ngadirejo) Tak hanya adakan pelatihan batik bersama ibu-ibu warga desa, tim PMM juga lakukan sosialisasi mengenai “Brand Awareness” dan penggunaan aplikasi Canva sebagai salah satu alat media publikasi” bersama Organisasi Karang Taruna Desa Ngadirejo untuk poster ataupun banner perayaan HUT RI KE-79. “Proses branding sangat diperlukan untuk memperluas target pasar. Salah satu caranya dengan publikasi yang efektif, baik di sosial media maupun promosi secara langsung. Publikasi adalah kunci untuk membangun citra yang kuat dan meningkatkan daya tarik produk. Kami berharap masyarakat sukses mengaplikasikan strategi branding ini di setiap produk yang mereka buat. Selain itu, penggunaan aplikasi Canva bisa dijadikan opsi untuk buat stiker, poster, maupun banner dengan mudah dan praktis,” jelas Rani, selaku koordinator PMM UMM Kelompok 16 Gelombang 3. Harapannya, dengan kontribusi tim PMM UMM Kelompok 16 Gelombang 3 warga desa Ngadirejo mampu mengoptimalkan proses branding produk UMKM dalam jangka panjang, serta melestarikan keberadaan batik agar bisa dinikmati generasi kedepan. (Frz)
Ngabuburit Sharing Session, Dosen dan Alumni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Bagikan Pengalaman Berpuasa di Luar Negeri

ELED News – Optimalkan produktivitas Ramadhan dengan explorasi informasi lintas budaya serta berikan Internasional exposure, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang, adakan “Sharing Session Spesial Ngabuburit Ramadhan”. Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan peserta ini, dinarasumberi oleh dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris yang sedang study lanjut serta alumni yang sedang menempuh pendidikan di Luar Negeri, melalui platform Zoom Meeting, berlangsung pada hari ini, Sabtu, 23 Maret 2024 (23/03). Alimin Adi Waloyo, S.Pd., M.App.Ling. yang didapuk sebagai narasumber pertama merupakan Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, UMM yang sedang melanjutkan studi di United State of America (USA). Selanjutnya, Hesti Miranda, M.Ed. sebagai narasumber kedua merupakan alumni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, UMM, tahun 2019 yang sedang melanjutkan studi di University of Debrecen, Hungary. Dalam paparannya, kedua narasumber sajikan beberapa fakta, budaya akademik dan pengalaman Ramadhan di Negara mereka yang berbeda dengan Indonesia. Hal ini memberikan sudut pandang yang kaya akan perbandingan dan kontras dalam konteks budaya. Disisi lain, adanya komunitas muslim di sana, juga memudahkan mereka dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Merespon hal ini, peserta antusias dengan ajukan berbagai pertanyaan untuk memuaskan rasa penasaran, mulai dari menemukan makanan halal, pelaksanaan ibadah, hingga layanan Universitas. “Kedepannya akan diadakan kegiatan serupa secara gratis untuk menyemarakkan bulan Ramadhan. Tidak hanya itu kegiatan ini juga mengawali series dari kegiatan-kegiatan lain, yang juga tidak kalah menarik lainnya”, imbuh Jarum, M.Ed. selaku Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris dalam sambutannya. Melalui kegiatan ini pula, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris memaksimal networking dengan para alumni, kegiatan ini diikuti oleh banyak siswa SMA/sederajat dimana peserta tersebut merupakan peserta didik dari alumni prodi Bahasa Inggris di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Prodi Bahasa Inggris untuk memberikan impact yang nyata pada sekolah-sekolah mitra. Yang lebih menarik, bahkan kegiatan ini diintegrasikan dengan kegiatan pembelajaran di salah satu sekolah dengan kelas internasional sebagai kegiatan enrichment siswa. (DnD/ed_rya)
Pelatihan Calon Guru Bahasa Inggris Profesional melalui Program “EPIC x CAMP Jawa Timur 2024”

ELED News – Sejalan dengan persiapan karir masa depan sebagai guru, Kesempatan untuk kembangkan kemampuan pembelajaran bahasa Inggris yang lebih interaktif bagi siswa merupakan peluang berharga. Hal inilah yang menjadi tujuan dari program “EPIC x CAMP Jawa Timur 2024” yang diadakan oleh American Corner, Universitas Muhammadiyah Malang di Hotel Kusuma Agrowisata, Batu pada (18-24) Februari lalu. Salsa Shabrina, Hava Naila azkia, dan Galita Febrian Pratidina adalah mahasiswa yang lolos seleksi sebagai perwakilan dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, UMM. Tidak hanya dari UMM, 30 peserta dari berbagai perguruan tinggi se-Jawa Timur meliputi mahasiswa S1 dan S2, ikuti kegiatan ini. Rancangan kegiatan didalamnya berupa bedah modul ajar yang interaktif sesuai Kurikulum Merdeka, praktek ajar 4 elemen bahasa Inggris, cara menulis dan publikasi jurnal oleh ahlinya. “Merancang modul dan praktek mengajar memang sudah didapatkan di kelas, tapi disini lebih dipertajam dan dikaitkan dengan problematika nyata yang terjadi di lapangan”, ujar Salsa Shabrina salah satu peserta, saat diwawancarai. Kedepan, peserta diminta terbitkan jurnal sebagai evaluasi akhir pengalaman mereka. Selain pengalaman, peserta juga dapatkan benefit akomodasi dengan fasilitas yang memadai, serta uang saku. Di Akhir pertemuan, peserta diajak berwisata guna segarkan pikiran dan tingkatkan kebersamaan. “Berharap kegiatan serupa dapat diadakan untuk pertajam kemampuan mahasiswa sebagai calon guru profesional” tutup salsa, pada (27/02) lalu. DnD
Menyemai Harapan untuk Anak Pekerja Migran melalui Pengabdian Masyarakat Internasional

ELED News – Pendidikan merupakan kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih cerah. Mengakui pentingnya akses pendidikan bagi semua, dosen prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMM berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif melalui pengabdian masyarakat Internasional. Mereka memilih memberikan buku-buku berkualitas kepada sanggar belajar sebagai upaya nyata mendukung proses pembelajaran di kalangan anak-anak dan remaja yang merupakan anak – anak pekerja migran di Perak, Malaysia. Demi mendukung perkembangan intelektual bagi anak-anak pekerja migran, sejumlah buku berkualitas disumbangkan kepada sanggar belajar yang menjadi tempat pembelajaran bagi anak-anak pekerja migran. Menurut bapak Puji Soemarsono, M.Pd, salah satu dosen prodi Bahasa Inggris FKIP UMM yang sedang menempuh studi S3 nya di UPSI Malaysia, anak-anak pekerja migran seringkali menghadapi tantangan besar dalam mengakses pendidikan. Keterbatasan sumber daya dan lingkungan yang dinamis membuat proses pembelajaran menjadi lebih sulit bagi mereka. Oleh karena itu, para dosen prodi Bahasa Inggris FKIP UMM memutuskan untuk bergerak bersama dalam memberikan kontribusi positif melalui program pengabdian masyarakat yang didanai oleh Blokgrant FKIP UMM. Ibu Laela Hikmah Nurbatra, M.A., M.EdLead, ketua dari program pengabdian internasional ini, menggandeng berbagai pihak mulai dari warga masyarakat hingga taman bacaan masyarakat yang peduli terhadap isu pendidikan anak-anak pekerja migran. Proses pengumpulan buku melibatkan partisipasi aktif dari berbagai sektor, menciptakan kerjasama yang erat untuk mendukung pembelajaran anak-anak tersebut. Salah satu pihak yang membantu proses ini adalah TBM Wacan yang berlokasi di Landungsari Malang. Menurut Ibu Leila Paramitha selaku pengelola TBM Wacan, mereka tergerak untuk membantu karena prihatin dengan kondisi anak- anak pekerja migran yang mempunyai akses sangat terbatas untuk pendidikan. Pak Masyhud, MPd juga menambahkan bahwa buku yang terkumpul meliputi berbagai genre dan tingkat kesulitan, memastikan bahwa setiap anak memiliki akses ke bahan bacaan sesuai dengan minat dan tingkat pembelajarannya. Buku pelajaran, cerita anak-anak, dan materi motivasi menjadi bagian dari sumbangan tersebut. Tidak hanya itu, untuk menunjang proses pembelajaran, beberapa media belajar seperti globe, peta, poster dan flashcard juga diberikan kepada anak- anak pekerja migran tersebut. Ibu Jolly yang merupakan Kepala Sanggar Belajar Muallim Malaysia menjelaskan, “Anak-anak pekerja migran memiliki potensi besar. Kami percaya bahwa dengan memberikan akses kepada mereka untuk memperoleh pengetahuan melalui buku-buku berkualitas, kami dapat membantu merangsang minat belajar dan membuka pintu peluang yang lebih luas di masa depan.” Acara serah terima buku dilakukan dengan penuh kehangatan di hadapan para anak dan pengajar di Sanggar Belajar Muallim Malaysia. Perwakilan dari stake holders, orang tua juga turut hadir untuk memberikan dukungan moral serta mengapresiasi upaya masyarakat dalam memperjuangkan hak pendidikan anak-anak pekerja migran. Dengan inisiatif ini, Sanggar Belajar Muallim Malaysia tidak hanya memberikan buku, tetapi juga memberikan harapan kepada anak-anak pekerja migran untuk memperoleh pendidikan yang setara dan mewujudkan impian mereka di masa depan. Program pengabdian masyarakat ini menjadi contoh nyata bahwa melalui tindakan bersama, kita dapat menciptakan perubahan positif yang signifikan dalam kehidupan anak-anak yang membutuhkan.