Seminar Internasional: Inovasi Menuju Pengajaran Berkualitas Di Era Digital

ELED News – Berikan inspirasi mengajar yang inovatif serta ciptakan jaringan profesional, civitas akademika Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM adakan seminar Internasional secara daring. Acara yang berfokus pada pengajaran Bahasa Inggris ini dibintang tamui oleh 3 narasumber kompeten dari luar negeri. Lebih dari 400 peserta, termasuk mahasiswa, dosen, dan guru sekolah dari berbagai daerah turut hadir pada rabu (21/02) lalu. Philip Taw, selaku narasumber pertama merupakan seorang kedutaan besar United State of America (USA) dan bekerja di Regional English Language Office (RELO) membahas pengintegrasian AI dalam proses penulisan. Tak hanya kenalkan kecanggihan AI, Philip juga ajak peserta diskusi sisi positif dan negatif serta implementasi dalam pembelajaran yang efisien. Tidak kalah menarik, narasumber kedua Dr. Saifon Songsinengchai dari Rajamangala University of Technology Krungthep Thailand kenalkan teknologi terbaru “Metaverse” yang belum pernah digunakan di Indonesia. Dr. Saifon paparkan manfaat, tantangan, pertimbangan, serta praktekkan langsung bagaimana teknologi ini bekerja dalam pembelajaran. Terakhir Dr. Boonsri Chevakumjorn sebagai narasumber ketiga, dari Suryadhep teachers college graduation school, Rangsit University Thailand bedah kurikulum dan pendekatan pedagogi untuk anak pendidikan usia dini. Lebih lanjut Dr. Boonsri juga tegaskan pentignya pendekatan untuk bangkitkan minat dan dorong pertumbuhan anak melalui suasana pembelajaran di kelas. Beberapa peserta tunjukkan antusiasme dengan aktif bertanya dalam mengikuti acara ini. Achmad Sulton seorang guru, dan penanya lainnya sampaikan problematika yang dialami ketika mengajar dan pengintegrasian AI. Hal ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tantangan yang dihadapi dalam konteks pengajaran. DnD
Benny Dele Bintang Ananta, Lulusan Terbaik Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Raih Prestasi Gemilang

ELED News – Kegigihan mengantarkan pada akhir perjalanan yang baik. Inilah yang melatarbelakangi penghargaan yang diterima oleh Benny Dele Bintang Ananta sebagai lulusan terbaik Prodi Pendidikan Bahasa Inggris pada yudisium periode 1, tahun 2024, dengan IPK 3,88 (16/02). Selain prestasi akademik, ia juga berhasil raih prestasi non-akademik yang tidak menghalanginya untuk lulus dalam waktu 3.5 tahun. Benny, begitu ia akrab disapa, mengaku bahwa ia bukanlah orang yang pintar, berbagai tantangan dihadapi terutama pada bidang speaking. Meskipun awalnya kurang percaya diri dalam berbicara bahasa Inggris, Benny tekun berusaha dan akhirnya dipercaya menjadi asisten penelitian oleh seorang dosen. Penelitian tersebut disajikan dalam konferensi Internasional di Iowa University, dihadiri oleh berbagai akademisi dari seluruh dunia, dimana benny menjadi salah satu pembicara dari Indonesia. Selain menjadi pembicara Internasional, Benny juga terbitkan jurnal SINTA 3 “Illocutionary Act Analysis Of Jokowi Three Periods On CNBC News 2022: Critical Discourse Analysis” pada tahun 2023 dan SINTA 4 “Exploring student perspectives in amplifying students’ speaking skills on English for hospitality internship” tahun 2024, menjabat sebagai ketua kelompok peraih Insentif Program Kreatif Mahasiswa Artikel Ilmiah (PKM-AI) Kemendikbud 2023, dan ikuti program COE (Center of Excellence) For Hospitality di The Onsen Resort, bidang akuntansi. Ditanya tentang kiat menjadi lulusan terbaik, ia sarankan tetap konsisten dalam perkuliahan dan mengisi waktu luang dengan kegiatan positif. Sehubung dengan bakat penulisan yang dimiliki, ia manfaatkan waktu luang untuk menulis artikel ilmiah yang akan dipublikasikan dalam jurnal. “Jangan pernah berhenti belajar, jangan malu bertanya kepada dosen karena banyak informasi penting untuk menunjang karir”, tutup Benny dengan pesan. DnD
PMM MITRA DOSEN: Tingkatkan Kemampuan Digital, Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Adakan Pelatihan Guru KB Taman Harapan Sumbersekar

ELED News – Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang selenggarakan pelatihan digital literasi untuk guru KB Taman Harapan pada senin (22/01) lalu. Kegiatan pengabdian yang berlangsung di Saung Faraly, Junrejo, Kota Batu ini beranggotakan Listyarini, Nurhasana Tuanaya, Xenia Hajlillah Wailissa, Dannys Nur Kusuma P.P. bersama Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Laela Hikmah Nurbatra, S.Pd., MA., M. EdLead dan Mashyud, M.Pd. (Tim PMM Mitra Dosen bersama perwakilan guru KB Taman Harapan) Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, baik secara perorangan atau kelompok selama tiga puluh hingga sembilan puluh hari yang bertujuan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat tertuju. Lebih lanjut, kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Program PMM kelompok 177 yang mengusung tema “Digital Literacy Program at KB Taman Harapan, Sumbersekar, Dau, Malang” ini adalah pelatihan yang terfokus pada penggunaan aplikasi Instagram, dari membuat feed, reel, story sampai cara menggunakan aplikasi Canva dan edit video. Bukan tanpa alasan, hasil analisis kebutuhan dan wawancara mitra jadi alasan tim untuk tingkatkan kemampuan digital melalui pelatihan. Kedepan, program ini diharapkan dapat bermanfaat bagi guru dalam pembuatan media belajar digital yang menarik. (Tim saat berdiskusi dengan mitra) Bu Rulik dan Bu yeni selaku guru KB Taman Harapan anggap kegiatan ini dapat kenalkan sekolah secara lebih luas. “Program ini akan sangat bermanfaat bagi kami karena akan ada pendaftaran siswa baru, jadi dengan adanya instagram yang kita buat adek-adek mahasiswa ini akan membantu saya untuk menyebarkan informasi pendaftaran di KB Taman Harapan” ungkap bu Rulik pada saat proses pelatihan berlangsung. Di akhir masa pengabdian, tim rancang modul untuk mitra agar guru dapat mempelajari kembali materi yang disampaikan setelah program selesai. Selain itu, tim juga membuat video profil untuk KB Taman Harapan sebagai upaya untuk tingkatkan branding sekolah tersebut. (Frz)
Sebagai Wadah Aspirasi Mahasiswa: Dialog Akademik Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Sukses digelar

ELED News – Jembatani aspirasi, pemikiran, dan harapan mahasiswa, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM bersama Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) ESA Progessio selenggarakan dialog akademik guna tingkatkan jaminan mutu layanan akademik. Kegiatan yang bertema “Speak up Your Thoughts, Share Your Perspectives” ini berlangsung Sabtu (13/01) di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) 4 lantai 4, UMM kampus 3. Jajaran Pimpinan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris beserta mahasiswa Dialog akademik merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap semester untuk mengevaluasi proses pembelajaran selama satu semester. Pada kesempatan kali ini, sesi dialog terbagi menjadi dua, sesi pertama ditujukan untuk angkatan 2023 dan 2022, sementara sesi kedua untuk angkatan 2021 dan 2020. Problematika yang disorot pada sesi kedua meliputi masalah komunikasi dosen dengan mahasiswa, lalu soal jadwal perkuliahan, jumlah pengambilan mata kuliah, hingga usulan untuk meningkatkan minat publikasi mahasiswa. Tak hanya wadahi aspirasi, permasalahan yang muncul akan ditindaklanjuti pada forum rapat akademik dosen. Maka dari itu, diperlukan survey dengan “pendekatan kualitatif” melalui angket dan “kuantitatif” melalui dialog ini agar lebih komprehensif. Lebih lanjut, Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris, Drs. Jarum, M.Ed. paparkan “Dialogue akademik ini penting untuk seluruh civitas akademika Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, sehingga Prodi tetap bisa mempertahankan pelayanan yang terbaik untuk mahasiswa. Harapannya mahasiswa juga memaksimalkan fasilitas-fasilitas yang telah disediakan”. Hazmi Rahma Dinda, mahasiswi angkatan 2021 yang turut hadir ungkap kesannya mengikuti acara ini, “Saya merasa terbantu untuk menyampaikan usulan dan problematika yang dirasakan, saya berharap kegiatan semacam ini akan terus diadakan, sehingga dosen dapat mengetahui keresahan mahasiswa di setiap semester untuk improvisasi pembelajaran kedepan”. (DnD/ed_rya)
Bersaing secara Global, Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Tingkatkan Kemampuan Kememimpinan pada Global Teacher (GTe) dan AIESEC Future Leader (AFL)

ELED News – Kesempatan untuk tingkatkan kemampuan Leadership dan jadi pengajar di sekolah luar negeri merupakan peluang emas bagi mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris untuk persiapan karir kedepan. Hal inilah yang dicanangkan organisasi non-profit AIESEC UMM melalui program Global Teacher (GTe) dan AIESEC Future Leader (AFL). (Keseluruhan anggota departemen AFL AIESEC UMM seusai acara bi-weekly session 5) AIESEC UMM sendiri merupakan salah satu cabang organisasi internasional AIESEC pusat di Belanda yang miliki cabang di berbagai negara. Komunitas yang fokus kembangkan bakat anak muda tersebut yakini Leadership adalah masalah fundamental saat ini. Adinda Nur Fauziah, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMM, selaku Customer Relation Staff, departemen Engange with AIESEC AFL jelaskan “Melalui program AFL, anggota akan dibimbing untuk maksimalkan potensi diri dalam beberapa sesi intensif selama tiga bulan.” Menurutnya program ini merupakan langkah persiapkan peserta jadi pemimpin di masa depan. Terlepas dari berbagai program yang ditawarkan, AIESEC menggunakan Bahasa inggris sebagai bahasa resmi dalam seluruh kegiatannya, sehingga mahasiswa jurusan Bahasa inggris memiliki kesempatan khusus untuk kembangkan speaking skill mereka, imbuh Dinda. (Sejumlah peserta program GTe bersama departemen OGX AIESEC) Tak hanya pengembangan diri, AIESEC juga fasilitasi setiap anggotanya untuk persiapkan jalan karir kedepan melalui pertukaran pelajar, salah satunya program Global Teacher (GTe). “Ini adalah program departemen Outgoing Global Exchange AIESEC. Peserta berkesempatan magang sebagai guru, di gaji dan dimonitori oleh partner disana selama 3-12 bulan, baik sebelum dan setelah magang,” terang Hayyu Salzhabillah Al Faizi selaku Product Specialist Gte, Staff of Outgoing Global Exchange AIESEC UMM saat dimintai keterangan pada Kamis (11/01) lalu._(Frz)
Navigasi Dunia Konten Digital: Kelas “English For Content Writing” Ajak Mahasiswa Menjadi Penulis Kreatif berbasis AI

ELED News – Di era perkembangan tekhnologi yang semakin pesat, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris tidak hanya dibekali pemahaman berbahasa Inggris, tetapi juga dibimbing agar handal dalam membuat konten digital. Untuk wujudkan hal tersebut, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM adakan kelas “English for Content Writing” sebagai mata kuliah pilihan semester 7 dengan dosen pengampu Rafika Rabba Farah, S.Pd., M.Ed. Salah satu luaran mata kuliah Content Writing, Channel You-tube beirsi video pembelajaran berbasis AI Rafika paparkan dua target utama dalam mata kuliah ini, yaitu penguasaan web development dan video base content creation. Pada setengah semester awal, mahasiswa difokuskan pada web development dengan penguasaan copywriting, situs web, optimasi tulisan di website menggunakan SEO (Search Engine Optimization). Dalam Pelajaran, mahasiswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk menyusun satu konten topik bebas. “Mata kuliah ini membekali skill kreatif mahasiswa berkaitan dengan bahasa inggris”, tuturnya. Tak kalah menarik, pada setengah semester akhir mahasiswa juga diajarkan membuat konten video. Mereka belajar berbagai tools AI (Artificial Intelligence) untuk membuat video, ChatGpt untuk drafting texts base content, menghasilkan gambar menggunakan Leonardo.ai, membuat moving pictures menggunakan Runway Ml dan menghasilkan suara menggunakan elevenlabs. Jika semua sudah selesai, mereka bisa menggunakan aplikasi produksi video seperti Capcut, Filmora, dan lain-lain. Berbeda dengan tugas sebelumnya, di bulan terakhir mahasiswa difokuskan membuat 30 konten seputar english learning. Muhammad Firza Thoriq Sholahuddin, salah satu mahasiswa yang sedang mengampu mata kuliah ini, kembangkan hobi menulis dengan konten “Underrated Book Review”. Saat ini project nya, @resensi_nanti sudah mereview 18 buku dari berbagai topik. “Senang mengerjakan tugas yang tidak terasa beban karena sudah menjadi hobi,” paparnya. Firza sendiri memilih mata kuliah ini karena tertarik dalam menulis dan ingin kembangkan tulisannya supaya lebih sempurna. Berbagai pengetahuan tentang tools AI dan website development hingga cara editing menjadi bekal supaya konten dapat menarik di pasaran. Firza temui kesulitan saat mencari buku di internet, karena ada beberapa yang tidak bisa diakses. Namun masalah itu tidak menjadi halangan bagi Firza untuk memberikan yang terbaik. Sesuai prinsip yang ia miliki, “Kerja sekali, kerjalah yang berarti. Jangan setengah-setengah ataupun beralasan”, tutupnya. (Dnd/Frz)
PMM MITRA DOSEN : Tumbuhkan Motivasi Belajar Bahasa Inggris Anak, Kelompok 127 Ciptakan Islamic Classroom Password

ELED News – Kelompok 127 Program Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Mitra Dosen sukses ciptakan lagu Islamic Classroom Password untuk kolaborasikan pengajaran bahasa Inggris dengan nilai islami secara inovatif dan menarik. Kegiatan yang dilaksanakan oleh sejumlah mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris ini berlangsung di PAUD dan TK Surya Gemilang, Malang pada bulan November hingga Desember. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris saat kegiatan PMM di PAUD dan TK Surya Gemilang Didampingi oleh Triastama Wiraatmaja, S.S.,M.Si selaku Dosen Pembimbing Lapangan, Adinda Nur Fauzia, Hava Naila Azkia, Fajriatur Rahmaniah, Diva Sandy Ahmad, dan Muhammad Bisyrul Hafi, telah ciptakan enam lagu pembuka dan penutup pembelajaran. Kedepan, lagu anak-anak yang dimodifikasi menjadi lagu berbahasa Inggris islami tersebut akan diajukan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DIKI) agar memiliki hak cipta. Kegiatan pengabdian ini berlangsung di setiap hari selasa dan kamis. Dalam prosesnya, ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk mengimplementasikan lagu dalam aktivitas pembelajaran. Mulai dari proses penyusunan lirik lagu, revisi unsur kebahasaan, penyesuaian nada hingga koreografi. Tak hanya ciptakan lagu, mahasiswa juga berikan kontribusi dalam proses pengajaran dan assesment. Banyak tanggapan positif dari peserta didik ketika lagu tersebut diimplementasikan, terutama karena terkesan mudah dilantunkan meski diluar jam pelajaran. Waktu kegiatan pengabdian berlangsung, hanya dua dari enam lagu yang diajarkan, yaitu lagu pembuka dan penutup pelajaran. Mengingat tingkat komprehensif anak usia dini yang terbatas. (DnD/ed_Frz)
Dr. Fardini Sabilah, S.Pd., M.Pd, Dosen ELED UMM Publikasikan Artikel Dialogic Reading Untuk Tunjang Aktivitas Belajar EYL

ELED News – Berawal dari keinginan kembangkan metode ajar Intercultural Language Teaching yang inovatif saat menempuh studi S3, Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang, Dr. Fardini Sabilah, S.Pd., M.Pd publikasikan artikel Designing the Intercultural Teaching Using “Dialogic Reading” Strategies for the English Students at Primary Schools di jurnal e-Journal of Linguistic (eJL) pada 2018 lalu. Dalam penelitiannya di SDN Bunulrejo 2 Malang, Fardini lakukan kolaborasi bersama Prof. Dr. Sujiati Beratha, MA, Made Budiarsa dan Ida Bagus Putra Yadnya dari Universitas Udayana Bandung untuk rancang pedoman “Dialogic Reading” dalam pengajaran bahasa Inggris di SD berdasarkan Kurikulum 2013. Fardini yang juga menjabat sebagai Kepala Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah (LPPI) UMM jelaskan, Dialogic Reading adalah teknik belajar interaktif dengan metode pertanyaan pemantik sederhana melalui cerita bergambar untuk latih keterampilan baca dan kemampuan bahasa anak. “Karena kurangnya pemahaman vocabulary dan struktur kalimat, anak akan kesulitan jika dituntun belajar secara konvensional. Dialogic Reading dapat jadi alternatif karena terdapat interaksi antara guru dan murid untuk sama – sama membaca dan memahami cerita yang dibacakan.” Terangnya. Di sisi lain, fardini temukan beberapa tantangan dalam implementasi rumus CROWD Question yang digunakan dalam metode ini. “Tantangan nya membuat pertanyaan sederhana tapi mudah dimengerti, seperti misal Why mister black wants to arrest the crocodile in the forest, dapat dipersingkat dengan Why mister black hates crocodile?” Ujarnya saat diwawancarai. (Buku panduan Dialogic Reading karya dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM) Lebih lanjut, setelah lakukan beberapa penelitian terkait metode ini, Fardini bersama beberapa dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM terbitkan buku “Dialogic Reading (Pedoman Pembelajara Membaca Sambil Berdialog).” Hal tersebut jadi bukti bahwa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM selalu melangkah maju untuk tingkatkan kualitas pembelajaran melalui karya-karya yang dihasilkan oleh para dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM. (Frz_ed)
Publikasikan Artikel Analisis Faktor dan Dampak Penundaan Tugas Mahasiswa, Drs. Jarum M.Ed. juga Jelaskan Fenomena Pembelajaran Post-Pandemi

ELED News – Fenomena mahasiswa yang melakukan penundaan dalam pengumpulan tugas Academic Writing menjadi fokus penelitian menarik yang dibedah oleh Dosen sekaligus Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang, Drs. Jarum, M.Ed. dalam artikelnya “EFL learners’ Procrastination in Completing Academic Writing Tasks: The Factors and Its Possible Effects” yang terbit pada 2022 lalu. Berdasarkan data yang diperoleh dari Tiga puluh mahasiswa English as a Foreign Language (EFL) Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Jarum jelaskan “Beberapa siswa memiliki waktu luang dan memahami dampak manajemen waktu yang buruk, namun kenyataannya mereka lebih memilih untuk menunda pekerjaan”. Lebih lanjut, pria lulusan Aichi University, Jepang tersebut paparkan faktor eksternal dari pendekatan dosen yang kurang tegas dalam berikan tenggat waktu pengumpulan. Meski di sisi lain, faktor teknis tak menutup kemungkinan jadi kendala utama dalam pengumpulan tugas secara online. Dengan terbitnya artikel penelitian tersebut, diharapkan dapat memberi inspirasi kepada seluruh pendidik di Indonesia agar dapat menentukan tindakan yang tepat untuk pembelajaran kedepannya terlebih pasca Pandemi COVID-19. Selain itu, artikel ini juga dapat menjadi pelajaran bagi para pelajar. “Antisipasi merupakan hal yang penting bagi mahasiswa, lebih baik memiliki waktu senggang setelah menyelesaikan tugas, daripada meluangkan waktu panjang sebelum mengerjakan tugas”, tutupnya. Dnd/Ed_rya
Lolos KKN Dik Batch 9 : Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Sukses Bimbing Siswa Di Malaysia

ELED News – Wujudkan peran aktif di tingkat Internasional melalui program KKN Dik (Kuliah Kerja Nyata Pendidikan), empat mahasiswa semester 5 Pendidikan Bahasa Inggris lolos dan ditugaskan ajar siswa Indonesia di beberapa sanggar bimbingan Muhammadiyah Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini berlangsung selama 24 hari sejak 16 November hingga 9 Desember 2023. Galita bersama siswa Indonesia di Malaysia setelah gelar perlombaan KKN Dik (Kuliah Kerja Nyata Pendidikan) merupakan wujud kerjasama Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia, yang pada kesempatan ini berfokus pada kegiatan belajar mengajar. Terdapat 2 jenjang pendidikan di sanggar bimbingan ini, yakni Taman Kanak-Kanak (TK) dan kelas 1 sampai 6. Galita Febrian Pratidina salah satu mahasiswa yang berhasil lolos program KKN Dik ditempatkan di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah daerah Kepong. Ia berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari senin hingga jumat ini meliputi pengajaran membaca, menulis, dan berhitung (CALISTUNG). Selain ilmu pengetahuan, galita juga mengajarkan ngaji serta pendidikan karakter kepada siswa. Tidak sampai disitu, galita turut berpartisipasi selenggarakan kegiatan ekstrakulikuler setiap sore serta perlombaan seperti mengaji dan olahraga pada perpisahan. “Program ini sangat membantu mereka karena memiliki kakak yang lebih perhatian daripada guru ucap siswa disana, hanya saja waktunya terlalu singkat, ayo coba program KKN Dik agar lebih memahami kondisi adik-adik Indonesia di Malaysia” tutup galita Ketika diwawancarai pada senin (11/12). Dnd