Lagi, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Raih IPK Terbaik Universitas

ELED News – Untuk kesekian kalinya, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang (FKIP-UMM) dinobatkan sebagai wisudawan terbaik universitas. Kali ini Daffa Indra Arya Wardhana mahasiswa asal Wlingi Blitar raih IPK 3,99 dalam gelaran wisuda UMM Periode IV 2021 (25/01). Terkait tips dan trik belajar, Daffa mengaku berusaha disiplin dengan waktu belajar. Misalnya saja, pada saat perkuliahan Daffa berusaha untuk duduk di posisi depan agar dapat menyimak penjelasan dosen dengan seksama. Selain itu, ia juga sering melatih kemampuan berbahasa Inggris dengan mempraktikkannya dengan teman dan juga menonton Tv-series. “Saya sangat senang untuk berbicara dengan banyak orang, karena itu saya berusaha memahami berbagai akses bahasa Inggris,” pungkasnya. Menulis skripsi berjudul ‘Pre-service English teachers’ perceptions and attitude towards Australian and British English accents’, Daffa mendapati bahwa subjek penelitiannya memiliki persepsi positif terhadap akses Bahasa Inggris Australia dan British. Menurut analisanya, Daffa mendapati bahwa semua subjek penelitiannya merasa terbuka dengan dua jenis variasi akses tersebut dan ingin belajar mengenai akses lain selain bahasa Inggris aksen Amerika yang umumnya dikenal orang Indonesia. Terkait peran Prodi dalam kisah suksesnya, Daffa menjelaskan bahwa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris telah banyak membantunya dalam mencapai beberapa prestasi. Salah satunya adalah meraih beasiswa Dikti dalam kampus mengajar perintis 2020. “Dari pengalaman tersebut, saya merasa dapat mengaplikasikan ilmu yang saya dapati di dalam kelas dengan terjun langsung ke lapangan mengajar adik-adik di satuan Pendidikan dimana saya ditempatkan. Selain prestasi akademik, lima mahasiwa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris juga meraih berbagai prestasi non-akademik. Di antaranya adalah Pramujiono Cahyadi sebagai finalis National Scientific Competition 2020, Setiana Limas meraih juara English Debate tahun 2019, Bagus Izzulhaq Azizzi juara 1 Kyorugi Ku+17 Putra Tingkat Nasional, Nur Insyirah Juara 2 Pencak Silat Tapak Suci SKARIGA 2018 Tingkat Nasional, Aprilia Dolly Juwita Wulan Sari juara favorit Photo Hunt at Kampung Warna Warni Malang. Mengenai prestasi mahasiswa Prodi Bahasa Inggris, Drs. Jarum, M.Ed selaku Kaprodi mengaku bangga dengan anak didiknya. Untuk itu, ia mendorong mahasiswa Prodi untuk tidak hanya aktif di dalam kelas saja, namun juga bisa mencari ilmu dengan bergabung dalam aktivitas non akademik. “Di UMM ini, mahasiswa difasilitasi dengan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), sehingga mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris bisa memilih UKM apapun sesuai potensi minat bakatnya, sehingga mahasiswa tidak hanya bisa berprestasi di jalur akademik saja, melainkan juga di bidang non-akademik,” paparnya. raf Mahasiswa Prodi peraih prestasi non-akademik berfoto dengan Wadek II dan III (12/01).
Sharing Session antara Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM dan Prodi Tadris Bahasa Inggris UNIDA Gontor

ELED News – Dalam rangka kerja sama dan studi banding dengan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM, Prodi Tadris Bahasa Inggris Universitas Daarussalam (UNIDA) Gontor kunjungi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM (14/01). Dikepalai oleh Kaprodi Aries Fachriza, M.Pd, sejumlah 19 mahasiswa UNIDA datang ke UMM untuk belajar bagaimana Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM mengelola pengajaran dan aktivitas kemahasiswaan. Aries Fachriza, M.Pd mengaku senang bisa diterima dengan baik oleh Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM. Secara institusi, Fachriza, alumnus Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris UMM itu mengaku bahwa ada kesamaan visi misi dengan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM, yaitu menginternalisasi nilai-nilai ke-Islaman pada pengajaran Bahasa Inggris. “Kami di bawah institusi Islam UNIDA Gontor memiliki visi misi menjadikan Prodi kami sebagai wadah dakwah Islam melalui bahasa Inggris. Sehingga kami ingin belajar lebih lanjut terkait metode pengajaran dan program kemahasiswaan yang ada di Prodi Pendiidikan Bahasa Inggris UMM,” pungkasnya. Drs. Jarum, M.Ed. menyambut hangat kunjungan dan rencana kerja sama dengan Prodi Tadris Bahasa Inggris UNIDA Gontor. “Sebuah kehormatan bagi kami bisa bersilaturahim dan bekerja sama dengan UNIDA Gontor. Ke depan, insyaAllah kami siap berkolaborasi untuk maju bersama dalam mengelola Prodi yang sama-sama di bawah lembaga Islam ini,” tuturnya. Acara sharing session tersebut berlangsung komunikatif dengan berbagai pertanyaan yang diberikan oleh mahasiswa UNIDA Gontor kepada pihak Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM. Di akhir acara, mahasiswa UNIDA Gontor melakukan campus tour didampingi oleh mahasiswa HMJ Progresio ke beberapa fasilitas Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM seperti Lab Bahasa dan American Corner dan juga beberapa fasilitas yang dimiliki UMM. raf Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM dan Prodi Tadris Bahasa Inggris UNIDA Gontor berpose bersama.
Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Raih Tiga Prestasi Sekaligus dalam Dua Ajang Internasional

ELED News – Lagi-lagi, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang meraih prestasi dalam ajang Internasional, dialah Diana Samal, mahasiswi asal Maluku yang meraih prestasi sebagai 2nd runner up of 3 best students dan 4th runner up of the most outstanding students dalam dua ajang Internasional sekaligus, yaitu Southeast Asia-Australia Youth Leader Week 2021 dan The America-Europe Conference & Exchange Program 2021. Program ini diadakan oleh Studec Academy, di bawah Studec International, yang juga bekerja sama dengan ASEAN Youth Academy sebagai fasilitator kepemimpinan dan universitas di seluruh dunia sebagai fasilitator pendidikan. Southeast Asia-Australia Youth Leader Week 2021 dan The America-Europe Conference & Exchange Program 2021 merupakan dua program Internasional yang diadakan oleh Studec Academic di bawah naungan Studec International pada bulan September dan Oktober 2021 lalu yang diadakan secara online. Kedua program ini merupakan program gabungan antara global online conference dan juga pertukaran pemuda dari seluruh dunia dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan global bagi anak muda. Selain itu, Diana juga menyebutkan bahwa salah satu tujuan utama dari program-program ini adalah untuk membekali pemuda masa kini agar memiliki keterampilan dan pengetahuan untuk menjadi pemimpin global yang memilik kualitas diri yang baik. Dalam mengikuti dan mendapatkan penghargaan ini, Diana mengakui bahwa ini menjadi salah satu kehormatan bagi dirinya karena bisa menjadi delegasi dari UMM, terutama Prodi Pendidikan Bahasa Inggris di kancah internasional. “Kedua program ini merupakan program yang diikuti oleh pemuda pemudi dari berbagai universitas maupun sekolah dari berbagai negara di seluruh dunia. Universitas-universitas yang tergabung dalam program ini juga merupakan universitas-universitas kelas dunia, seperti University Putra Malaysia (TOP 4th Best University di ASEAN), NUS Singapore (TOP 1 universitas terbaik di Asia), Deakin Business School Australia, dan universitas lainnya. Saya merasa bangga karena bisa menjadi delegasi dari Universitas Muhammadiyah Malang yang ikut andil dalam program ini, bahkan menjadi 2nd winner of 3 best students dan 4th runner up of the most outstanding students dari masing-masing program tersebut,” ucap mahasiswi yang juga pernah mengikuti program pertukaran mahasiswa di Tongren University, China pada 2021 itu. Bukan hanya mendapatkan prestasi individu, Diana dan beberapa peserta lainnya yang tergabung dalam satu group project juga mendapatkan penghargan sebagai 3rd winner of video project performance dalam program The America-Europe Conference & Exchange Program 2021. Diana menjelaskan bahwa program internasional yang diadakan oleh Studec International itu sangat bermanfaat dan menambah pengetahunannya, terutama dalam skala internasional. Program internasional seperti ini juga sangat sesuai dengan latar belakang pendidikannya, yaitu Pendidikan Bahasa Inggris. Oleh karena itu, mengikuti program-program seperti ini akan sangat menguntungkan bagi mahasiswa. Diana juga menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam program ini sangat bermanfaat dalam menambah relasi internasional, karena selain pemuda-pemudi dari negara Asia, seperti Thailand, India, Vietnam, Malaysia dan negara lainnya, Diana juga mendapat relasi internasional dari berbagai benua lainnya. Drs. Jarum, M.Ed. selaku Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris mengaku bangga dengan capaian prestasi Diana Samal di skala internasional. “Kami senang atas prestasi mahasiswi kami, Diana kami akui tidak hanya baik secara akademik saja tapi juga berprestasi di luar akademik. Hal inilah yang kami selalu gaungkan kepada mahasiswa kami bahwa keterlibatan dalam aktivitas dan perlombaan nasional maupun internasional sangat kami dukung. Semoga ke depan semakin banyak mahasiswa kami yang juga meraih prestasi serupa” paparnya. raf Diana Samal dalam ajang Youth Leaders Week dengan peserta dari berbagai negara.
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Adakan Webinar Cara Jitu Berbicara Bahasa Inggris

ELED News – Dalam rangka meningkatkan kompetensi berbicara bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang yang dimotori oleh Agista Nidya Wardhani, M.A sebagai pengampu mata kuliah Speaking for Academic Purposes mengadakan webinar bertajuk ‘Speaking for Beginner’ (19/12). Pada rangkaian webinar ini juga hadir perwakilan siswa dari 5 SMA di Indonesia, diantaranya SMAN 2 Sampit, SMAN 1 Sape, SMK NU Sunan Ampel Malang, dan MAN Batu. Siswa siswi SMA tersebut dibekali tentang cara mudah berbicara bahasa Inggris kepada khalayak luas tanpa harus khawatir membuat kesalahan. Selain itu, siswa siswi SMA juga mendapatkan kesempatan untuk berbagi seputar trik berbicara bahasa Inggris bersama peserta dari kalangan mahasiswa. Attaka Daru Quthnie S.Pd sebagai pembicara webinar menyatakan bahwa komunikasi adalah bentuk transformasi informasi dari satu pembicara ke pembicara lain. Agar fasih berkomunikasi dalam bahasa Inggris, Attaka menyarankan untuk berbicara tidak keluar topik tanpa kelhilangan lebih dari 10 detik istirahat. Kegasihan juga ditentukan dengan penguasaan kosakata yang mumpuni, seperti penguasaan 500 kata. Adapun bagi pembicara pemula, tidak semua tenses perlu dikuasai karena pada praktiknya hanya ada 3 tenses yang serig digunakan yaitu present, past, dan future, papar Attaka yang juga merupakan alumni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM itu. Menyambut baik kegiatan ini, Drs. Jarum, M.Ed. selaku Kaprodi menyatakan, “Kegiatan seperti ini sangat baik bagi peningkatan kemampuan mahasiswa Prodi dan juga merupakan bentuk kolaborasi yang perlu dipertahankan dengan siswa siswi SMA yang ada di sekitar Malang. Untuk itu, Prodi menyambut baik bentuk kerja sama lain dengan SMA di selurih Indonesia.” (raf) Attaka Daru Quthnie memaparkan trik berbicara Bahasa Inggris kepada peserta webinar (19/12).
Kolaborasi Dosen, Alumni, dan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Bawa The Tale of Wendit pada International Collaboration dengan Dajeong Primary School Korea

ELED News – Wajah-wajah cerah terlihat jelas dari para guru dan siswa SD Aisyiyah Kota Malang dan Dajeong Primary School Korea setelah Virtual Drama Performance ditampilkan dalam pertemuan dalam jaringan (daring) hari ini (Senin, 22/11/2021), menandai genap satu tahun kolaborasi dua sekolah. Ada yang sedikit berbeda dari pertemuan dua sekolah sebelumnya, kali ini para dosen dan tim pengabdian masyarakat dari program studi (prodi) pendidikan Bahasa inggris Universitas Muhammadiyah malang (UMM) turut hadir. Mereka adalah tim yang telah bermitra dengan sekolah dalam mewujudkan pementasan yang apik tanpa harus abai pada protokol kesehatan saat pandemic COVID-19. Diketuai oleh Rina Wahyu Setyaningrum, pertunjukan virtual The Tale of Wendit merupakan pertunjukan yang lain dari yang lain karena dalam pertunjukan ini sebagian pemain berada di rumah masing-masing. “Pertunjukan ini hampir saja batal karena PPKM yang tidak mengizinkan siswa belajar di sekolah dan berkumpul melaksanakan latihan. Namum akhirnya dengan mengadaptasi pertunjukan secara langung di panggung, para pemain dikondisikan tetap menjalankan perannya dan mementaskannya dalam panggung pertemuan Zoom. Peran tim kami adalah mewujudkan pementasan virtual tersebut, merekamnya dan menampilkannya pasa saat pertemuan dengan siswa dan guru Dajeong primary school,” jelas Rina yang juga salah satu pegiat dan peneliti pembelajaran bahasa Inggris usia dini ini. Pementasan virtual ini terlaksana sebagai bagian dari International collaboration yang diinisiasi oleh Urifah, salah satu alumni prodi Pendidikan Bahasa inggris yang bertindak sebagai international independent collaborator bagi kedua sekolah dan memantik kemitraan antara SD Aisyiyah Kota Malang dengan dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM. Selanjutnya tim dari prodi bertindak sebagai pendamping dalam menyiapkan pementasan drama The Tale of Wendit. Sedangkan pihak sekolah menyiapkan siswa dan melatihnya. “Kami sangat bersyukur bahwa dalam masa pandemi kami masih dapat belajar dan berkarya, serta memberikan kesempatan belajar siswa secara luas. Alhamdulillah, guru pendamping dan siswa tetap bersemangat dengan pendampingan dari UMM, siswa terus belajar menghafal dialog, memahami isinya dan menguatkan karakter dari peran masing-masing sampai pementasan mereka direkam,” jelas Reni Nur Faridah, Kepala Sekolah SD Aisyiyah Kota Malang. Baginya ini adalah tantangan, tapi ia tidak tinggal diam dengan menerima tantangan tersebut dengan cara berkolaborasi dengan perguruan tinggi. Hasilnya, pertunjukan dapat berlangsung dengan baik dan siswa di Korea memperhatikan setiap detik jalan ceritanya dengan antusias. Tidak mau kalah, mereka juga menampilkan penampilan mereka yang secara langsung dilaksanakan di kelas dengan judul The Rabbit and The Turtle, salah satu cerita tradisional dari Korea. Setelah kedua sekolah mementaskan drama masing-masing, rona kebahagiaan terpancar dari wajah masing-masing. Rasa lelah setelah berhari hari berlatih demi penampilan prima di depan teman-teman antar negara itu seolah terbayarkan dengan tepuk tangan seusai penampilan masing masing dan apresiasi yang tinggi dari pejabat Department of International Relations and Cooperation dari Sejong City Office of Education South Korea yang turut hadir menyaksikan. Suasana di kelas saat siswa Dajeong Primary School Korea, menyaksikan virtual drama performance The Tale of Wendit. Pada hari itu, kabar gembira juga disampaikan dari karya kolaborasi ini dengan lolosnya karya video The Tale of Wendit untuk dipamerkan oleh Rochmatika Nur Anisa, salah satu alumni prodi yang berlaku sebagai sutradara pementasan ini untuk tampil pada Temu Pendidik Nusantara (TPN) VIII yang tanggal 20 November 2021 dihelat di Jakarta dan dihadiri oleh pendidik dari 13 negara dan seluruh provinsi di Indonesia. Anisa, yang saat ini banyak berkecimpung dalam berbagai kegiatan sukarela dalam pelatihan dan inovasi pendidikan bagi guru-guru di Indonesia telah mengantarkan karya ini ke ajang tersebut sehingga SD Aisyiyah Kota Malang dinobatkan menjadi sekolah percontohan melalui hasil karya inovasi selama pandemi. Apresiasi akan hasil kolaborasi ini juga disampaikan oleh Bayu Hendro Wicaksono, Ph.D, ketua prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM, “Kami bangga akan kolaborasi dosen, alumni, dan mahasiswa ini. Ke depan kegiatan semacam ini harus dilaksanakan untuk menunjukkan bahwa prodi Pendidikan Bahasa Inggris berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi pendidikan dan komunikasi yang erat antara antara prodi dengan alumni harus tetap kita jaga, salah satunya untuk saling memperkuat seperti ini,” tandas pria yang baru saja mendapatkan amanah baru sebagai Wakil Dekan III bidang pengabdian, kerjasama, alumni dan mahasiswa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ini. (rin/ed_raf)
Peduli Pendidikan di Pelosok Malang, Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UMM Ikuti Program Kampus Mengajar

ELED News – Hamdan Sokirin bersama empat rekannya dari beberapa kampus di Malang memperoleh kesempatan melakukan pengabdian masyarakat dalam Program Kampus Mengajar Angkatan 2 di 2021. Dalam kesempatan tersebut, Hamdan dan tim menjalankan program peningkatan pendidikan di pelosok Malang, yaitu di SDN Tambaksari 8. SDN 8 Tambakasri adalah salah satu sekolah terpencil dan satu-satunya sekolah yang masih tertinggal di Desa Tambakasri sehingga perlu banyak perbaikan terutama tambahan fasilitas untuk proses belajar mengajar. Kelima mahasiswa tersebut membantu guru dalam menciptakan inovasi pembelajaran. “Kami merasa program ini luar biasa, mahasiswa yang ditempatkan memiliki komptensi, dedikasi, dan ambisi yang kuat sehingga sekolah benar-benar senang dan mengapresiasi pengabdian yang dilakukan,” ujar Ponco selaku Kepala Sekolah SDN 8 Tambakasri. Program ini dilaksanakan dalam waktu enam bulan yang mana akan berakhir pada Desember 2021. Hamdan bersama tim mengaku bahwa banyak ilmu dan pengalaman praktis yang mereka dapatkan. “Program Kampus Mengajar telah memfasilitasi banyak hal terutama tentang cara mengajar dan menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran sehingga kami mampu mengimplementasikan di sekolah dengan baik,” terang Hamdan, mahasiswa peraih beasiswa pertukaran pelajar di China itu. Terkait kesulitan yang pernah dialami, Hamdan dan tim di awal pelaksanaan program mendapati kesulitan dalam hal akses lokasi yang jauh, koneksi dan koordinasi dengan pihak sekolah dimana mereka harus berjuang untuk terjun langsung mencari tahu lokasi dimana mereka akan melakukan pengabdian. Program Kampus Mengajar merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini merupakan implementasi dari kebijakan Kampus Merdeka dimana mengajak para mahasiswa untuk berkolaborasi, beraksi, dan berbakti untuk negeri selama 6 bulan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) yang terdampak pandemi corona virus disease 2019 (COVID-19). Dalam program ini, mahasiswa di tugaskan membantu meningkatkan kualitas pendidikan di jenjang sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). (p_hmd/ed_raf) Hamdan Sokirin dan tim berpose di depan SDN Tambaksari 8 beserta jajaran guru sekolah.
Pendidikan Bahasa Inggris UMM dan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMG Jalin Kerja Sama MBKM

ELED News – Dalam rangka menjajaki kerjasama Merdeka Belajar Kampus Mengajar (MBKM), Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melakukan kunjungan ke Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang dengan mematuhi protokol kesehatan (14/9). Hadir dalam acara tersebut Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris UMG Riska Widiyanita Batubara, M.Pd dan jajaran dosen penanggung jawab program MBKM Prodi PBI UMG. Dalam acara tersebut Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM dan Pendidikan Bahasa Inggris UMG sepakat akan mengadakan program pertukaran pelajar dengan sistem blok, yaitu mahasiswa UMG dan UMM dapat mengambil mata kuliah di PT tujuan dalam semester yang ditinggalkan dalam homebase PT asal. Riska selaku Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris UMG berharap kerja sama dalam bidang Pendidikan, penelitian, dan pengabdian dapat dilakukan. “Bagi kami ini sebuah momentum di mana Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dalam Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dapat saling bersinergi dalam program MBKM ini,” paparnya. Di semester Ganjil Tahun Akademik 2021-2022, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMG mengirimkan 5 mahasiswanya untuk mengambil mata kuliah di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM. Dengan ini, Bayu Hendro Wicaksono, Ph.D selaku Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM optimis bahwa Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris PTM akan semakin kuat. “Program MBKM ini merupakan momentum yang sangat baik yang bisa kita manfaatkan untuk bekerja sama dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” pungkas doctor lulusan Australia itu. raf Kunjungan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMG ke Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM. . Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM dan UMG berpose bersama.
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Adakan Virtual Talk Beasiswa Luar Negeri

ELED News – Dalam rangka mengenalkan cara meraih studi ke Luar Negeri, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang undang tiga pemateri utama untuk berbagi pengalaman studi ke Australia, New Zealand, Eropa, dan China dalam virtual talk yang bertajuk ELED’s Hangout Time yang akan diselenggarakan pada Senin 9 Agustus 2021. Nina Inayati, M.Ed., selaku pembicara pertama akan mengupas pengalamannya mendapatkan beasiswa Australia Development Scholarship (ADS) dan pengalaman studinya di University of Adelaide. Pembicara kedua, Dwi Wahyuningtyas, M.A. akan berbagi kisahnya memperoleh beasiswa dari pemerintah Indonesia melalui LPDP sekaligus perjalanan studinya di Victoria University of Wellington, New Zealand. Selain itu, Hamdan Sokirin, pemateri terakhir akan memaparkan beberapa trik memperoleh beasiswa ke negeri tirai bamby, China. Acara ini dibuka untuk pubik melalui platform zoom meeting, diperuntukkan bagi siswa SMA sederajat dan mahasiswa S1 yang ingin menambah wawasan tentang studi ke luar negeri. Bagi Anda yang berminat mengikuti kegiatan ini bisa mendaftarkan diri ke tautan berikut bit.ly/hangout_2021. Untuk info lebih lanjut bisa mengunjungi akun instagram @eledumm. raf Flyer acara virtual talk ke luar negeri
Lolos Program Transfer Kredit Internasional 2021, Hamdan dan Ayu Kuliah Virtual di Tongren University dan Guangxi Normal University, China

ELED News – Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang kembali menorehkan prestasi internasional. Ialah Hamdan Sokirin dan Ayu Nur Muzdhalifa sebagai Penerima Bantuan Dana Program Transfer Kredit Internasional Tahun 2021 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Hamdan dan Ayu menjadi dua di antara sepuluh mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang yang lolos dalam Program Transfer Kredit Internasional 2021 ini. Dalam program ini, Hamdan akan melakukan pertukaran mahasiswa ke Guangxi Normal University, China, dan Ayu ke Tongren University, China, selama semester Ganjil 2021/2022. Namun, dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19, pelaksanaan perkuliahan yang seharusnya dilakukan tatap muka di universitas tujuan, diubah menjadi perkuliahan secara virtual. Untuk mencapai prestasi ini, tutur Hamdan, tidaklah mudah karena dalam waktu yang hampir bersamaan dia juga harus menjalankan kesibukan lainnya namun hal ini tidak menyurutkannya untuk tetap berusaha lolos dalam program ini. Ke depannya, Ayu menambahkan, dia berharap dapat menggali banyak ilmu dan pengalaman selama melakukan perkuliahan di Tongren University, “Dengan mengikuti program ini saya harap saya dapat mengoptimalkan skill-skill saya dalam berbahasa, dalam konteks ini bahasa Inggris dan juga saya sangat ingin jauh lebih berani lagi dalam banyak hal seperti beradaptasi, komunikasi, berani berbicara dengan bahasa yang saya tidak pernah gunakan sebelumnya”. Berikutnya, yang akan dilaksanakan Hamdan dan Ayu dalam program ini adalah orientasi dan perkuliahan secara virtual dengan pengajar dari universitas tujuan. Selama melaksanakan perkuliahan, Hamdan dan Ayu akan mengambil mata kuliah yang telah disediakan oleh Guangxi Normal University dan Tongren University yang kemudian akan dikonversikan ke dalam mata kuliah yang tersaji di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris yang memiliki capaian pembelajaran yang beririsan. Hal ini sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dilaksanakan di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. gis Hamdan Sokirin dan Ayu Nur Muzdhalifa akan menjalankan Program Transfer Kredit Internasional 2021
Menarik! Guest Lecture Linguistik Terapan dan TESOL dengan Pembicara dari Tongren University, China

ELED News – Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang pada 25 Juni 2021 menyelenggarakan kuliah tamu atau guest lecture secara virtual dengan pembicara dua dosen dari Tongren University, China, yaitu Xue Luo, Ph.D. dan Ping Wang, Ph.D. dan dihadiri dengan antusias oleh para dosen dan mahasiswa Prodi. Xue Luo menyampaikan hasil penelitiannya dengan topik “Corpus-Assisted Language Learning”. Dalam paparannya, dia menjelaskan hasil penelitiannya berupa korpora dan mempersuasi peserta akan kegunaan melakukan penelitian berbasis korpus tersebut. Menurutnya, penggunaan korpus dapat membantu pembelajaran writing, mulai dari writing yang sederhana hingga writing yang lebih kompleks, yaitu sentence writing, paragraph writing, essay writing, dan thesis writing. Sehingga, hal ini dapat dimanfaatkan baik oleh mahasiswa maupun dosen. Bagi mahasiswa, mereka bisa mengeksplor dan mengembangkan tulisan mereka melalui korpus ini, sedangkan dosen bisa menggunakan korpus sebagai bagian dari materi ajar writing. Berikutnya, Ping Wang menyampaikan materi dengan topik “English as a Medium of Instruction in Higher Education”. Dia menyampaikan, English as a Medium of Instruction (EMI) digunakan dalam konteks akademik dan berfokus pada konten. Dalam pelaksanaannya, EMI dapat digunakan secara penuh, sebagian, maupun bilingual. Guest lecture ini diselenggarakan untuk memperluas pemahaman dan keilmuan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang dalam linguistik terapan Bahasa Inggris pada dunia pendidikan Bahasa Inggris dan TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages),. “Kami berharap dosen dan mahasiswa dapat mengambil manfaat yang besar dari guest lecture kali ini, utamanya dalam linguistik terapan dan TESOL dan juga dapat mempererat hubungan antara Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, UMM, dengan Tongren University, China,” ujar Puji Sumarsono, Sekretaris Prodi. Seperti diketahui, prodi Pendidikan Bahasa Inggris di bawah Universitas Muhammdiyah Malang sejak tahun 2017 telah menjalin kerjasama dengan Tongren University, China, dalam bidang pengajaran, penelitian, dan lainnya. Salah satu bentuknya adalah pertukaran mahasiswa dan dosen. gis Pemaparan “Corpus-Assisted Language Learning” oleh Xue Luo Penyampaian “English as a Medium of Instruction in Higher Education” oleh Ping Wang